YCMM dan Formma Sumbar Salurkan Bantuan Untuk Mahasiswa Mentawai di Sumbar 

YCMM dan Formma Sumbar Salurkan Bantuan Untuk Mahasiswa Mentawai di Sumbar  Penyerahan bantuan di sekretariat Formma Sumbar. (Foto: Rus/Mentawaikita.com)

PADANG-Hermina Sakerebau (22) mahasiswi Universitas Eka Sakti bersama temannya menunggu antrean untuk menerima bantuan makanan dan uang tunai Rp100 ribu dari Yayasan Citra Mandiri Mentawai (YCMM) bersama dengan Forum Mahasiswa Mentawai Sumatera Barat (Formma Sumbar) di sekretariat Formma Sumbar.

Ditangannya memegang KTP sambil mengobrol dengan mahasiswa lainnya sambil sesekali menaikkan masker menutup hidung dan mulut yang kadang-kadang turun. Tak lama mengobrol panitia yang bertugas memanggil nama mereka sesuai dengan KTP yang diserahkan.

Dari panitia dia menerima uang Rp100 ribu dan satu kantong kresek warna biru, didalamnya ada 4 kilogram beras, 1 kilogram gula, 1 kota teh celup, 1 bungkus kopi, 1 liter minyak goreng dan 1 kaleng sarden. 

Menurut Hermina sejak masa pandemi kondisi ekonomi orang tuanya tidak memadai, orang tuanya yang sehari-hari berjualan di Sibaibai, Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap. “Ibu berjualan di Sibaibai, sejak masa wabah ini warung kadang buka kadang tutup karena wabah corona ini,” tuturnya pada Mentawaikita.com usai menerima bantuan, Kamis (24/5/2020)

Bahkan Hermina ini sempat cuti akibat biaya untuk kuliah tidak bisa dibayar. “Sempat cuti akibat biaya yang kurang mencukupi,” ucapnya.

Bantuan ini baginya sangat membantu sekali, kalau dibuat hemat menurutnya ini cukup satu bulan itu kalau sendiri saja. “Saat ini saya tinggal di kos Bandar Purus,” katanya.

Hal yang sama dikatakan oleh Amin Rais (22) mahasiswa Unes dari Fakultas Pertanian yang berasal dari Simoilalak, Desa Saibi Samukop, Kecamatan Siberut Tengah. “Bagi saya ini sangat membantu sekali untuk kebutuhan hidup selama masa pandemi ini,” terangnya.

Sementara Ketua Formma Sumbar, Hieronimus Eko Zebuah mengatakan bantuan ini diperuntukkan mahasiswa yang Mentawai yang ada di Sumatera Barat yang sedang melakukan isolasi mandiri akibat Covid-19. “Ini membantu sekali dengan bantuan YCMM berupa paket sembako dan uang tunai Rp100 ribu. Kami harap ini bisa dipergunakan teman-teman mahasiswa semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan ,” ucapnya.

Bantuan ini ada II tahap, untuk untuk tahap pertama ini ada 598 untuk mahasiswa Mentawai di Kota Padang sedangkan tahap kedua akan dilakukan setelah verifikasi ulang. “Total seluruhnya ada 962. Untuk di luar Kota Padang mekanismenya berbeda dengan yang ada di luar Kota Padang (masih di wilayah Sumatera Barat),  untuk di luar Kota Padang ini dilakukan via transfer saja berupa uang seharga dengan paket yang diterima oleh mahasiswa Mentawai di Kota Padang atau senilai Rp200 ribu,” terangnya.

Dengan diberikan bantuan ini kata Eko panggilan akrab Ketua Formma Sumbar, mahasiswa sangat antusias sekali dan berterimakasih serta bersyukur bantuan tersebut. “Apalagi ini akhir bulan sehingga mereka antusias. Untuk mendapatkan bantuan ini kita membuat data pribadi dilengkapi KTP atau KTM informasi kampus nama lengkap alamat asal, alamat sekarang pengambilan tidak boleh diwakili karena harus menanda tangani sesuai dengan KTP,” terangnya. 

Direktur YCMM Rifai, bantuan ini sebenarnya diberikan awal saat pandemi atau saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) namun karena kondisi yang tidak memuungkinkan akhirnya baru saat ini dibagikan. 

“Meski tidak seberapa namun diharapkan bisa membantu mahasiswa Mentawai yang sedang kuliah di Kota Padang dan Sumbar umumnya, apalagi saat pandemi ini kondisi ekonomi orang tua mereka mungkin terganggu. Untuk data penerima itu kita serahkan kepada kawan-kawan Formma Sumbar karena mereka yang sudah melakukan penyaluran bantuan,” ujarnya.

Untuk bantuan logistik selain uang Rp100 ribu per mahasiswa ada beras sebanyak 2,4 ton, gula 600 kilogram, minyak goreng 600 liter, teh celup 600 kotak, sarden 600 kaleng, kopi 600 bungkus 


BACA JUGA