Ingin Punya Ilmu Menghilang, Dua Orang Nekat Bongkar Makam

Ingin Punya Ilmu Menghilang Dua Orang Nekat Bongkar Makam Bripka Martha Pratama (berdiri) lagi melakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka pembongkaran dan perusakan makam kuburan. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP-Dua remaja RS (17) dan RE (18) yang merupakan warga Dusun Muntei KM 8, Desa Betu Monga, Kecamatan Pagai Utara diduga telah melakukan pembongkaran dan pengrusakan makam kuburan milik Parmenas merupakan warga yang sama kedua remaja tersebut.

"Berdasarkan Laporan Polisi nomor:LP/29/K/IX/2020/Polsek Sikakap, Minggu (20/9/2020) W (45) istri almarhum Parmenas datang ke Polsek Sikakap sekitar pukul 17.45 WIB melaporkan telah terjadi pembongkaran dan pengrusakan makam kuburan milik suaminya  yang terjadi Minggu (20/9/2020) sekira pukul 13.00 WIB, berdasarkan laporan tersebut unit Reskrim Polsek Sikakap langsung mengamankan RS dan RE di Polsek Sikakap Senin (21/9/)," kata Kapolsek Sikakap AKP Tirto Edhi, melalui Kanit Reskrim Polsek Sikakap Bripka Martha Pratama, Senin (21/9/2020) 

Martha Pratama menyebutkan, kejadian terungkap berawal atas kecurigaan masyarakat Dusun Muntei KM 8 terhadap kedua tersangka, kecurigaan itu berawal kedua pelaku dilihat oleh salah seorang warga Dusun Muntei KM 8 dimana saat itu pelaku sedang membersihkan cangkul usai melakukan pembongkaran dan pengrusakan makam kuburan milik Parmenas.

Warga yang melihat RS dan RE langsung mendekati keduanya dan menanyakan siapa yang melakukan pembongkaran dan pengrusakan makam kuburan milik P, mendapatkan pertanyaan tersebut RS dan RE langsung mengakui perbuatannya. Atas pengakuan RS dan RE Kepala Dusun Muntei KM 8, langsung mengantarkan kedua tersangka ke Polsek Sikakap.

Tujuan RS dan RE melakukan pembongkaran dan perusakan makam kuburan milik P untuk mengambil tulang kelingking gunanya untuk bisa menghilang. Tapi sebelum tujuannya tercapai peti jenazah milik Parmenas pecah terlebuh dahulu, melihat tengkorak kedua tersangka langsung merasa takut sehingga keinginan RS dan RE tidak tercapai.

"Kedua tersangka sekarang sudah berada di Polsek Sikakap untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua tersangka akan dikenai Pasal 53 Jo 363, Jo 406 KUHP percobaan pencurian dan pengrusakan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,"kata Martha.

RE(18) salah seorang pelaku mengatakan, tujuan mereka membongkar kuburan tersebut untuk mengambil tulang kelingking almarhum untuk ilmu menghilang. “Kami melakukan pembongkaran dan perusakan makam kuburan milik Parmenas adalah untuk mengambil tulang kelingking gunanya untuk ilmu bisa menghilang. Tapi sebelum sempat diambil tulang kelingkung kami berdua merasa takut, sehingga tidak jadi,” katanya.


BACA JUGA