41 Tenaga Medis di Siberut Selatan Jalani Tes Swab

41 Tenaga Medis di Siberut Selatan Jalani Tes Swab Seorang petugas kesehatan Puskesmas Muara Siberut mengambil sampel lendir atau cairan hidung salah seorang tenaga medis di Puskesmas Muara siberut, Siberut Selatan. (Foto: Hendrikus/Mentawaikita.com)

PURO-Sebanyak 41 tenaga kesehatan di Kecamatan Siberut Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai telah menjalani tes swab untuk mendeteksi terpapar Covid-19. Selain itu masih ada 13 tenaga medis lainnya yang harus diswab.

Kepala Puskesmas Muara Siberut Nurhidayah mengatakan, pengambilan sampel lendir untuk tes PCR atau dikenal swab test tenaga medis telah dilakukan sejak 12 September sebanyak 27 orang, yang kedua 15 september sebanyak 18 orang, sementara sisanya 13 orang akan diambil sampelnya pada Selasa pekan depan.

“Hasil swab pertama pertama tanggal 12 September kabarnya akan keluar Rabu (16/9/2020), hasil swab kemaren akan keluar Jumat depan,” kata Nurhidayah, Selasa (15/9/2020).

"Petugas kesehatan akan diswab satu kali saja setelah itu akan kita kirim ke Padang dan hasilnya akan kita tunggu dari labor Unand,  semua biaya pengambilan sampel dan pengiriman ditanggung oleh Pemda Mentawai. Pengambilan sampel dilakukan satu orang petugas Puskesmas dengan APD lengkap,” kata Nurhidayah.

Para tenaga medis yang sudah diambil sampelnya berasal dari Puskesmas Muara Siberut, Pustu Maileppet, Pustu Muntei, Poskesdes Puro, Poskesdes Muara. Sementara dari Poskesdes Tinambu, Poskesdes Salappak, dan Poskesdes Bekkeiluk belum.

Saat ini Puskesmas Muara Siberut yang berada di Dusun Puro sudah memiliki ruang isolasi untuk pasien Covid-19. Pihak puskesmas bersama Satgas Penanganan Covid-19 Siberut Selatan tetap siaga melakukan penjaringan terhadap penumpang kapal dari Padang.

"Kami berharap masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan patuh pakai masker di luar rumah, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan,” katanya.

Petugas labor Puskesmas Muara Siberut, Nopiadiarni mengatakan, pengambilan sampel untuk tes PCR dilakukannya sendiri dengan menggunakan APD lengkap. Meskipun semua peralatan lengkap dan ditanggung Pemda Mentawai, dia berharap ada pihak lain yang mau menyumbang APD.

BACA JUGA