Pasien Positif Covid-19 Sikakap Sempat Ibadah ke Gereja

Pasien Positif Covid19 Sikakap Sempat Ibadah ke Gereja Tim satgas Penanganan Covid-19 Sikakap sedang melakukan tracing pasien Covid-19. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP—R, guru SDN 15 Sikakap yang diketahui positif Covid-19 mengaku sempat melakukan ibadah di Gereja Kristen Protestan Mentawai (GKPM) Nem-Nem Leleu Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai pada Minggu (13/9/2020) lalu.

"Sebelum hasil swab keluar Senin (14/9/2020) lalu, Sabtu (12/9/2020) saya ikut gotong royong di GKPM dan ibadah esok hari di sana, dan sempat juga menjalankan supit (persembahan) dan pertama memasukan uang ke dalam supit tersebut," kata R pada Selasa (15/9/2020).

Selain melakukan ibadah di gereja, R juga sempat membeli minyak di Sikakap dan menjual cengkeh di kedai di Dusun HVA.

Saat ini R mengaku kondisi tubuhnya masih stabil dan tak ada gejala. "Keadaan tubuh saya sekarang masih stabil saja, terus terang saya juga heran karena saya dinyatakan positif Covid-19, kalau saya diisolasi tentu anak akan tinggal di rumah sama kakaknya dan suami, membuat saya sedih meninggalkan anak kecil saya ini," katanya.

Sementara Erika Napitupulu, Koordinator Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Sikakap mengatakan, sesuai hasil tracing, R telah melakukan kontak dengan 33 orang termasuk orang yang ibadah di GKPM Nem-Nem Leleu.

“Rumah ibu guru dan orang tuanya sudah disemprot cairan disinfektan supaya steril, hal ini dilakukan untuk antisipasi penyebaran penularan Covid-19, kedua guru yang dinyatakan positif Covid-19 sempat melakukan perjalanan ke Tuapeijat,” katanya.

Dia mengingatkan masyarakat mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, dan jaga jarak.

BACA JUGA