Dua Guru SD di Sikakap Terkonfirmasi Positif Covid 19

Dua Guru SD di Sikakap Terkonfirmasi Positif Covid 19 Petugas medis Puskesmas Sikakap sedang mengambil sampel cairan seorang warga untuk tes swab Covid-19. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP--Dua orang guru SD di Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai dikonfirmasi positif Covid-19 setelah mengikuti tes PCR atau uji swab pertama.

"Sesuai hasil swab yang keluar hari ini terdapat dua orang guru SD dinyatakan positif Covid-19 di Kecamatan Sikakap, satu orang guru honorer di SDN 15 Sikakap, dan satu guru SDN 26 Taikako,"kata Lahmuddin Siregar, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Senin (14/9/2020).

Menurut Lahmuddin, dengan adanya penambahan pasien Covid-19 di Kecamatan Sikakap, jumlah total kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Mentawai sebanyak 29 orang dan sembuh 8 orang.

"Imbauan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai kepada masyarakat yang sempat kontak erat dengan pasien positif Covid -19 di Kecamatan Sikakap agar mau melakukan swab di Puskesmas Sikakap, hal ini untuk mengetahui secara dini apakah kita kena atau tidak Covid-19, bagi orang yang datang dari luar Mentawai atau dari Tuapejat wajib juga melakukan swab, terpenting sekali jalankan protokol kesehatan dengan ketat seperti pakai masker, cuci tangan dengan sabun di air mengalir, dan jaga jarak minimal 1 meter sampai 1,5 meter," katanya.

Suratmi, Kepala Puskesmas Sikakap mengatakan, usai dua guru SD dinyatakan positif sesuai hasil swab pertama, tim Puskesmas Sikakap melakukan penelusuran kemana saja dua orang guru ini pergi, semua orang  yang ditracing dinyatakan kontak erat dengan pasien akan diambil swabnya, dan pasien Covid-19 akan dilakukan isolasi di Puskesmas Sikakap.

Sementara Erika Napitupulu, Koordinator Satgas Covid-19 Kecamatan Sikakap mengatakan, Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Sikakap segala melakukan swab terhadap orang-orang hasil tracing yang yang kontak erat dengan dua orang pasien Covid-19.

"Swab tujuannya untuk mengetahui positif atau tidak orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19, sesuai tracing yang dilakukan sementara, ada salah satu pasien Covid-19 sekarang menghadiri pesta pernikahan yang diadakan Minggu (13/9/2020), di sini diperlukan sekali kejujuran pasien Covid-19 kemana dia pergi dan sama siapa saja dia melakukan pertemuan," katanya.

Sebelumnya para guru di Sikakap wajib melakukan tes swab sebelum akan digelar sekolah tatap muka.

BACA JUGA