Layanan Puskesmas Mapaddegat Ditutup Sementara Karena Satu Nakes Terpapar Covid

Layanan Puskesmas Mapaddegat Ditutup Sementara Karena Satu Nakes Terpapar Covid ilustrasi (pixabay)

TUAPEIJAT-Adanya satu orang petugas medis di Puskesmas Mapaddegat, Desa Tuapeijat, Kecamatan Sipora Utara terkonfirmasi positif Covid-19 pada Kamis, (10/9/2020), membuat layanan Puskesmas Mapaddegat ditutup  sementara dalam pelayanan kesehatan, untuk sementara dialihkan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kepulauan Mentawai di Kilometer 9 atau di Pustu dan Polindes setempat.

Hal itu dilakukan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di klaster Puskesmas Mapaddegat, sehingga seluruh tenaga kesehatan dan pegawai Puskesmas diwajibkan melakukan karantina mandiri dan mengambil sampel swab pertama dan kedua.

Penutupan layanan Puskesmas Mapaddegat tersebut juga disampaikan langsung Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Lahmuddin Siregar Nomor 440/1001Dinkes yang diterima Mentawaikita.com pada Kamis, (10/9/2020).

“Iya betul, untuk sementara Puskesmas Mapaddegat ditutup karena ada tenaga medis di sana yang terkonfirmasi Covid-19, kita akan tracing dan swab semua petugas setelah hasilnya negatif kita masuk kembali,” kata Lahmuddin Siregar, Kepala Dinas Kesehatan Mentawai sekaligus juru bicara perkembangan pencegahan penyebaran Covid-19 (Corona Disease-19) di Mentawai dihubungi pada Kamis, (10/9/2020).

Hari ini di Kabupaten Kepulauan Mentawai, ada penambahn satu orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19,  berdasarkan laporan sementara hasil pemeriksaan sampel specimen di Labor Fakultas Kedokteran Unand yang diumumkan melalui laman www.sumbarprov.go.id pada Kamis, (10/9/2020). 

Kepala Puskemas Mapaddegat Steffanie Ribkha Euodia membenarkan penutupan sementara waktu sampai hasil swab kedua keluar. “Saat ini kita sedang melakukan tes swab seluruh staf di Pukesmas ini termasuk para relawan ikut swab juga,” katanya saat dikonfirmasi.

Ada sekira 95 petugas disini baik yang bertugas di Posko Covid-19 di pelabuhan ikut diswab.”Jika hasil swab kedua keluar dengan hasilnya negatif pelayanan kesehatan akan kembali dibuka, sementara ini petugas melakukan karantina mandiiri,” tutupnya. 


BACA JUGA