Kedapatan Tak Pakai Masker Puluhan Warga Sikakap Disuruh Pilih Sampah dan Push Up

Kedapatan Tak Pakai Masker Puluhan Warga Sikakap Disuruh Pilih Sampah dan Push Up Kedapatan tidak memakai masker warga disuruh pilih sampah di Desa Sikakap. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP-Tidak memaakai masker saat keluar rumah sekira 50 warga Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai dihukum memilih sampah dan push up. 

Razia penegakan protokoler kesehatan dilakukan Selasa (8/9/2020) oleh TNI, Polri, dan Satpol-PP dimulai dari depan Polsek Sikakap, Dusun Sikakap Timur sampai ke depan SMPN 1 Pagai Utara Selatan Dusun HVA.

"Kurangnya kesadaran masyarakat menjalankan protokoler kesehatan seperti memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak minimal 1 meter sampai 1,5 meter menjadi penyebab naiknya kasus Covid-19 di Mentawai, sekarang di Kabupaten Kepulauan Mentawai sudah 17 kasus baru Covid-19, buktinya setiap diadakan penindakan protokoler kesehatan ada terus warga yang terjaring, hari ini Selasa (8/9) ada sekitar 50 orang yang terjaring razia," kata Waka Polsek Sikakap, Ipda Yanuar, Selasa (8/9/2020) 

Ipda Yanuar menyebutkan, razia penegakan protokoler kesehatan tetap akan di lakukan oleh TNI, Polri dan Satpol-PP, selain memberikan sangsi sosial tim juga melakukan edukasi kepada masyarakat supaya tetap patuhi protokoler kesehatan.

"Dalam antisipasi penyebaran penularan Covid-19 yang sangat dibutuhkan kesadaran dari masyarakat dalam menjalankan protokoler kesehatan, sebab sampai sekarang obat Covid-19 belum ditemukan, mari sama-sama kita saling mengingatkan satu dengan lainnya supaya masyarakat patuh terhadap protokoler kesehatan," katanya.

Danramil 04 Sikakap, Kapten Inf Putra Damanik menambahkan, dalam razia yang dilakukan tadi ada beberapa orang yang sudah pernah terjaring razia, hal ini membuat kita jadi dongkol dibuatnya.

Masyarakat masih menganggap Covid-19 wabah biasa saja, padahal kalau dilihat akibat wabah Covid-19 banyak kegiatan yang terpaksa dihentikan seperti kegiatan sekolah, akibat wabah sekolah dilakukan di rumah dengan cara daring.

"Satu-satu cara yang bisa dilakukan supaya penyebaran penularan Covid-19 terputus penyebaran mari patuhi protokoler kesehatan seperti pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak minimal 1 meter sampai 1,5 meter," katanya. 


BACA JUGA