Perangi Malaria, Puskesmas Sikakap Lakukan MBS

Perangi Malaria Puskesmas Sikakap Lakukan MBS Petugas Puskesmas Sikakap mengambil sampel darah warga dalam kegiatan MBS (Foto : Supri/MentawaiKita)

 SIKAKAP—Puskesmas Sikakap melakukan Mass Blood Survey (MBS) atau pemeriksaan darah massal untuk mencegah penyakit malaria terhadap warga Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai pada hari ini Senin (3/8/2020).

Mendukung kegiatan MBS, Puskesmas Sikakap telah menyediakan 300 Rapid Diagnostic Test (RDT).

"Kegiatan Mass Blood Survey (MBS) dimulai hari ini Senin (3/8/2020), di bulan Februari lalu ditemukan satu kasus malaria di Desa Sikakap, berdasarkan itu maka Dinas Kesehatan memerintah Puskesmas Sikakap untuk melakukan pemeriksaan darah massal malaria dalam bahasa Inggrisnya Mass Blood Survey (MBS) gratis, untuk Desa Sikakap disiapkan 300 RDT," kata Erika Napitupulu, pemegang program Malaria Puskesmas Sikakap kepada MentawaiKita.com, Senin (3/8/2020).

Erika Napitupulu, menyebutkan kegiatan MBS malaria tidak dipungut biaya sama sekali. Kegiatan ini bertujuan antisipasi dini untuk pencegahan penularan penyakit malaria.

Penyakit malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk malaria, penyakit  malaria merupakan penyakit menular ke orang lain.

"Imbauan kita sebagai petugas kesehatan kepada masyarakat supaya tetap jaga kesehatan terutama sekali diri sendiri dan lingkungan, nyamuk malaria berkembang biak di air yang tergenang, bagi ibu yang lagi hamil diminta untuk pakai kelambu bila tidur baik di malam hari maupun di siang hari,"katanya.

Yentinus Sakerebau(58), warga Desa Sikakap, mengatakan, hasil yang keluar negatif. “Berarti saya aman malaria,” katanya.


BACA JUGA