Polres Mentawai Limpahkan Berkas Kasus Pelaku Pemerkosaan KL ke Kejaksaan

Polres Mentawai Limpahkan Berkas Kasus Pelaku Pemerkosaan KL ke Kejaksaan Iptu Irmon, Kepala Satuan Reserse Kriminal, Polres Kepulauan Mentawai. (Foto: Patris/Mentawaikita.com)

TUAPEIJAT-Kepolisian Resor Mentawai melimpahkan berkas kasus pelaku pemerkosaan anak di bawah umur Ravafi Purba (46) dengan korban KL (14) yang sudah meninggal dunia karena meminum racun.

“Berkas Ravafi sudah kita limpahkan ke Kejaksaan pada Selasa, (14/7/2020) sekarang dia sudah dalam tahanan kejaksaan dalam waktu kurang lebih dua minggu, kejaksaan akan melimpahkan kasus tersebut ke pengadilan untuk proses persidangan di pengadilan,” kata Iptu Irmon, Kepala Satuan Reserse Kriminal, Polres Kepulauan Mentawai, Kamis, (16/7/2020).

Tersangka Ravafi Purba (46) kini sudah menjadi tahanan kejaksaan dan ditahan di Polsek Padang Utara. “Karena pandemi Covid-19 saat ini LP (Lembaga Pemasyarakatan) belum menerima, mereka baru menerima tersangka jika sudah dilimpahkan ke Pengadilan,” kata Iptu Irmon di kantornya.

Sementara perkembangan penanganan kasus serupa lainnya, kata Iptu Irmon yang melibatkan seorang pimpinan pesantren di Kilometer 8, Sipora Jaya, Kecamatan Sipora Utara berinisial MS (40), polisi mengatakan sudah mengirimkan berkas perkara tersangka ke Kejaksaan Negeri Mentawai di Padang.

“Untuk Pak Ustad MS, hari ini berkas dikirim ke kejaksaan, menunggu waktu sesuai  KUHP selama dua minggu apabila jaksa sudah menyatakan berkas kami sudah lengkap maka berkas kami akan dilimpahkan ke pengadilan, kalau jaksa menyatakan masih ada yang perlu dilengkapi kita akan lengkapi,” katanya.

Sementara kasus pornografi yang melibatkan kades di Siberut Utara, AN kini masih menunggu pemeriksaan terhadap telepon genggam tersangka dari laboratorium forensik Medan dimana yang menjadi barang buktinya di UU Pronografi adalah mempertontonkan video yang melibatkan anak. “Sementara video sudah dihapus tersangka, jadi sekarang lagi diperiksa,” kata Iptu Irmon.

Kemudian penanganan kasus lain seperti kasus pelecehan seksual di Sikakap sedang dalam proses di tingkat Polsek di Sikakap. “Akan dikirim berkas dalam minggu ini, kemudian kasus dugaan pemerkosan terhadap anak di Sikabaluan perintah pimpinan kasus itu akan ditanganni PPA Polres Mentawai,  karena itu cukup viral karena yang melibatkan orang tua terhadap anak kandung, sekarang tersangka sudah ditahan di Polres Mentawai,” kata Iptu Irmon, Kepala Satuan Reserse Kriminal, Polres Kepulauan Mentawai, Kamis, (16/7/2020).

Ada beberapa tersangka yang tidak ditahan oleh Polres Mentawai yakni MS karena dari awal perkara ini diproses, tersangka mengajukan permohonan kepada penyidik untuk tidak dilakukan penahanan.

“Dan itu hak dia (tersangka MS), kami berhak mengabulkan atau tidak, cuma dalam kesempatan ini kami berkeyakinan dia tidak akan melarikan diri dan tidak menghilangkan barang bukti dan keterbatasan ruang sel tahanan kita karena masa pandemi maka itu kabulkan permohonan tersangka MS dan proses tetap berjalan dan dia wajib lapor setiap hari, begitu juga dengan kepala desa,” jelas kata Iptu Irmon. 

BACA JUGA