Sering Bikin Macet, Truk Barang Dilarang Bongkar Muat di Jalan Raya Sikakap

Sering Bikin Macet Truk Barang Dilarang Bongkar Muat di Jalan Raya Sikakap Truk pengangkut barang yang baru turun kapal masih membongkar barang di jalan raya Sikakap, Rabu (17/7/2020). (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP—Muspika Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai melarang truk membongkar barang di jalan raya Dusun Sikakap Tengah dan Sikakap Timur karena menyebabkan kemacetan mulai hari ini, Rabu (15/7/2020).

Truk barang yang baru saja turun kapal dari Padang biasanya membawa barang milik pedagang. Biasanya truk-truk ini datang seiring jadwal kapal masuk Pelabuhan Sikakap, dua kali dalam sepekan, tiap Rabu dan Minggu.

"Sesuai dengan kesepakatan bersama Muspika Kecamatan Sikakap, mulai Rabu (15/7/2020) mobil truk dan mobil lainnya tidak boleh membongkar barang di sepanjang jalan raya Sikakap, hal ini menyebabkan kemacetan," kata Fransiskus Sakaletuk, Camat Sikakap, waktu memberikan arahan kepada para supir truk, Rabu (15/7/2020).

Dia mengingatkan para sopir jika tidak mematuhi larangan maka pihaknya akan mengirimkan surat kepada pedagang yang memiliki mobil agar mematuhi aturan tersebut. “Lebar jalan raya Sikakap sekitar 4 meter, sangat sempit jika ada bongkar muat, kalau sudah berjalan beberapa kali nanti akan ditinjau ulang kembali,katanya.

Sementara Kapolsek Sikakap, AKP Tirto Edhi mengatakan, truk atau mobil pengangkut barang yang datang dari Padang suka parker sembarangan akibatnya jalan jadi macet dan mengganggu pengguna sepeda motor lainnya.

"Berdasar keluhan dari masyarakat Muspika Kecamatan Sikakap memutuskan melarang  mobil pengangkut barang tidak boleh membongkar barang di sepanjang jalan raya Sikakap, hal ini untuk kelancaran dan kenyamanan pengendara lainnya," katanya.

Sementara Danramil 04 Sikakap, Kapten INF Putra Damanik mengatakan, jalan raya Sikakap merupakan satu-satunya jalan yang ada, melihat kondisi dan situasi selama ini akibat parkir mobil pengangkut jalan tidak teratur akibatnya setiap Minggu dan Rabu jadwal kapal penumpang dari Padang ke Desa Sikakap menjadi macet.

"Sekarang ini silakan cari tempat dimana bisa membongkar barang asalkan jalan raya Sikakap tidak macet, silahkan bongkar di tempat yang lokasinya lapang ini bisa mencegah kemacetan," katanya.

Namun dari pantauan Mentawaikita.com hari ini masih ada truk dari Padang ke Desa Sikakap yang parkir di jalan raya Sikakap untuk membongkar barang.

BACA JUGA