Main Surfing di Silabu, Empat Turis Asing Jalani Rapid Test

Main Surfing di Silabu Empat Turis Asing Jalani Rapid Test Salah satu turis asing menjalani rapid test, Senin (29/6/2020). MEreka sudah seminggu bermain surfing di perairan Desa Silabu, Pagai Utara. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAPEmpat turis asing menjalani rapid test setelah masuk kawasan perairan Pagai Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai. Rapid dilakukan tim medis Puskesmas Sikakap,  Senin (29/6/2020). Keempat turis asing tersebut datang ke Sikakap menggunakan dua kapal yakni Kapal SY Brocador dari Malaysia yang dibawa tiga WNA asal Selandia Baru dan Kapal SY Pemburu Laut 1 dengan WNA satu orang berasal dari Afrika Selatan.

Sebelum rapid test, keempat turis asing itu sudah bermain surfing di Silabu sekitar satu minggu. Keempatnya lalu dipergoki tim Polsek Sikakap yang sedang patrol darat. Saat ditanya ternyata keempatnya belum melapor ke Syahbandar Sikakap.

"Waktu saya datangi bersama beberapa anggota Polsek Sikakap, Sabtu (27/6/2020), keempat turis asing tersebut sedang asyik main surfing di perairan Desa Silabu, setelah kita tanya rupanya keempat turis asing itu belum melapor ke Syahbandar Sikakap, supaya memastikan apakah mereka ada yang terindikasi virus Covid 19 maka keempat orang turis asing tersebut dites rapid oleh Satgas Pencegahan Penularan Covid 19 Kecamatan Sikakap,'' kata AKP Tirto Edhi, Kapolsek Sikakap, Senin (29/6/2020).

AKP Tirto Edhi menyebutkan, rapit test yang dilakukan merupakan tahap awal untuk mengetahui apakah keempat turis asing tersebut ada terindikasi virus Covid 19. Sesampai di Desa Sikakap keempat turis asing tersebut diarahkan langsung ke kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Syahbandar Sikakap untuk melapor,katanya.

Erika Napitupulu, Koordinator Kesehatan Satgas Pencegahan Penularan Covid 19 Kecamatan Sikakap, mengatakan, sebenarnya yang mesti dilakukan terhadap keempat turis asing tersebut adalah swab test tapi karena kapal penumpang dari Sikakap ke Padang  tidak ada maka dilakukan terlebih dahulu rapit test, kalau ada yang reaktif maka langsung dikarantina.

“Tapi syukur dari keempat turis asing hasilnya non reaktif, katanya.

M. Jamhur, Perwira Jaga Syahbandar Sikakap dari Kantor UPP Sikakap, mengatakan dari kedua surat kapal yang diperiksa, Kapal SY Pemburu Laut 1 kapal asal Malaysia dengan ditumpangi satu orang tidak ada daerah tujuannya ke Mentawai, kemungkinan setelah selasai rapid test akan diminta keluar Mentawai.

Sementara SY Brocador dengan penumpang tiga orang, salah satu tujuan wisat nya masuk ke Kabupaten Kepulauan Mentawai,katanya di tempat terpisah.

Edison (37), WNA penumpang kapal SY Brocador mengaku sudah berada di Mentawai satu minggu. Sebelum ke Silabu, dia dan rombongan sempat singgah ke Sipora. “Sebelum ke Mentawai kami dua bulan berada di Nias, katanya.

BACA JUGA