Ini Tanggapan PLN Soal Somasi Yang Dilayangkan 8 Pengacara

Ini Tanggapan PLN Soal Somasi Yang Dilayangkan 8 Pengacara Gudang mesin PLN di Tuapeijat. (Foto: Dok Mentawaikita.com)

TUAPEIJAT-Somasi yang dilayangkan Rinto Wardana selaku kuasa hukum Bilsan Horma terkait surat penyataan lalai pada layanan PT. PLN Persero Rayon Tuapeijat, pihak ULP PLN Tuapeijat mengatakan surat somasi ini sudah diterima dan dikirimkan berkas dan dokumennya ke PLN Padang.

“Untuk tanggapan harus pengesahan dari PLN Padang karena menyangkut hukum, ada tahapan dan kewenangan dalam hukum dan direspon oleh PLN Padang, kita sudah koordinasikan dengan PLN Padang selaku area dari PLN Tuapejat, somasi ini atas aliansi masyarakat, bukan pelanggan PLN, sehingga kewenangan ada di tingkat lebih atas,” kata Rafi Fernandes Manajer ULP PLN Tuapeijat pada Senin, (29/6/2020).

Baca juga: 

Delapan Pengacara Laporkan PLN Rayon Tuapeijat ke Polisi

Terkait somasi yang ditujukan langsung kepada pihak PT. PLN Persero Rayon Tuapeijat dinilainya beda sudut pandang dan persepsi melihatnya. “Menurut kawan-kawan fakta lapangan dipandang dalam kelalaian kawan-kawan PLN sehingga timbul persepsi yang belum tentu kebenarannya, sedangkan di sisi PLN ini berhubungan dengan teknis, PLN sifat nya adalah pelayanan di pulau Mentawai bukan bisnis, namun perjalanan dan kondisi nya tentu bervariasi, ada lancar kemudian juga ada kendala,” katanya.

Rafi membantah tidak ada pemadaman yang dilakukan secara sewenang-wenang dari pihak PLN Tuapeijat. “Karena ada SOP yang harus dilaksanakan terkait suplai listrik, fakta yang ada, padam terjadi dikarenakan pekerjaan dan gangguan, untuk pekerjaan bisa diinfokan ke pelanggan dalam bentuk surat pemberitahuan kemudian ketika pada tanpa pemberitahuan itu karena yang bekerja adalah alat proteksi baik dari jaringan atau mesin,”katanya.

Rafi menjelaskan jenis gangguan berupa kabel yang tertimpa pohon atau ranting, gangguan binatang di jaringan, gangguan dari laying, gangguan dari komponen yang terpasang, gangguan dari cuaca badai, hujan lebat dan petir, jika terganggu kita cari dan telusuri penyebabnya dan di perbaiki atau di antisipasi agar penyebab ini tidak berulang,” kata Rafi.


BACA JUGA