12 Anggota Petugas Pemilu Siberut Tengah Hasil Rapid Testnya Reaktif

12 Anggota Petugas Pemilu Siberut Tengah Hasil Rapid Testnya Reaktif Ilustrasi

SAIBI-Dari 30 petugas Pemilihan Umum (Pemilu) di Siberut Tengah, Kabupaten Kepulauan Mentawai yang melakukan rapit test sebanyak 12 petugas tersebut hasilnya reaktif.

"Sesuai protokoler kesehatan yang diterapkan oleh KPU dan Panwaslu, petugas pemilu sebelum bertugas diwajibkan melakukan rapid test, dari 30 petugas pemilu di Siberut Tengah yang melakukan rapit test  pada Sabtu (27/6) ada 12 hasilnya reaktif," kata Lahmuddin Siregar, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai sekaligus Juru Bicara Tim Gugus Tugas Pencegahan Penularan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Mentawai, Minggu (28/6/2020)

Lahmuddin menyebutkan,Ke 12 petugas pemilu yang hasil rapid testnya reaktif sekarang ini mereka lagi melakukan karantina mandiri. “Hasil rapit test belum bisa menjadi patokan apakah seseorang itu dinyatakan positif atau negatif Covid-19. Yang bisa menyatakan seseorang itu positif atau negatif Covid 19 hasil swab diperiksa di laboratorium Unand Padang, karena hasil rapit test ke 12 petugas pemilu di Siberut Tengah reaktif,  kalau tidak ada halangan Selasa (30/6/2020) akan diambil swabnya,” katanya.

Sementara itu Ketua KPUD Kabupaten Kepulauan Mentawai, Eki Butman mengatakan, sesuai protokoler kesehatan sebelum bertugas semua anggota KPU, PPK, dan PPS diwajibkan melakukan rapid test hal ini antisipasi penyebaran Covid-19.

Jumlah anggota PPS di Siberut Tengah ada 9 orang, anggota PPK 5 orang, dan 3 orang sekretariat PPS, dari 14 anggota PPK dan PPS, dan 2 orang anggota KPU ikut rapit test juga di sana, hasil rapid diperkirakan separuh jumlah petugas itu hasilnya Reaktif.

"Hal ini sudah kita kordinasikan dengan Dinas Kesehatan kemungkinan petugas pemilu yang hasil rapit testnya reaktif akan diambil swabnya, sebab hasil rapid test belum bisa memastikan seseorang itu positif atau negatif Covid-19," tutupnya. 

BACA JUGA