Tahun Ini Kementerian PUPR Bangun 200 Unit Rumah di Mentawai

Tahun Ini Kementerian PUPR Bangun 200 Unit Rumah di Mentawai Wakil Bupati Mentawai, Kortanius Sabeleake (kanan) mengunjungi lokasi pembangunan rumah di Nem-nem Leleu, Sikakap (Foto : Leo/MentawaiKita)

SIKAKAP-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PU-PR) tahun ini membangun 200 unit rumah di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan dan Permukiman (DPKP) Mentawai, Budi Siregar, mengatakan tahun ini Kementerian PUPR mengucurkan APBN sebanyak Rp7 miliar membangun rumah tersebut.

Lokasi pembangunan rumah berukuran 6 x 6 meter itu tersebar dalam beberapa titik yakni :

  • Dusun Rak-rak Joja, Desa Taikako, Kecamatan Sikakap sebanyak 40 unit.
  • Nem-nem Leleu, Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap 10 unit.
  • Tapak Jaya, Desa Bulasat, Kecamatan Pagai Selatan sebanyak 8 unit.
  • Sabeuguggung, Desa Betumonga, Kecamatan Pagai Utara sebanyak 27 unit.
  • Desa Sioban, Kecamatan Sipora Selatan sebanyak 50 unit.
  • Desa Betumonga, Kecamatan Sipora Utara sebanyak 65 unit.

Menurut Budi Siregar bantuan perumahan dari Kementerian PUPR di Mentawai sejak 2016-2020 sebanyak 1.500 unit. Ditargetkan ke depan jumlah rumah yang dibangun sebanyak 8.000 unit.

“Masih ada 6.500 rumah lagi yang yang diusulkan dan menunggu dari Kementrian PUPR, namun demikian untuk sumber anggaran untuk bangun rumah selain dari APBN ada juga dari APBD Mentawai,” kata Budi Siregar kepada MentawaiKita.com, Jumat (26/6/2020).

Saat ini kata Budi Siregar dalam tahap proposal bantuan stimulan perumahan swadaya dan diperkirakan Juli tahun ini akan dimulai pembangunan fisik. 

“Rumah dibangun secara swadaya dan swakelola,” ujarnya.

Material bahan bangunan tergantung dari kelompok masyarakat penerima, boleh bahannya kayu atau semi permanen yang penting ukurannya 6 X 6 meter dengan anggaran rumah per unit sebanyak Rp35 juta. Anggaran tersebut sudah masuk pembelian material dan upah tukang.

Tolopan (59), salah satu penenerima bantuan warga Sabeugugung, mengatakan dirinya membutuhkan bantuan ini sebab rumahnya yang dibangun 2018 nyaris runtuh sebab lokasi tanah lokasih rumahnya longsor.

“Saya dan keluarga akan pindah rumah jika sudah selesai dibangun rumah baru ini dari pemerintah ini, saya mewakili 27 KK dusun Sabeuguggung ucapkan terima kasih atas bantuan rumah  ini,” ujarnya.


BACA JUGA