Persiapan New Normal, Polsek Muara Siberut Melakukan Pembatasan Tempat Duduk di Gereja 

Persiapan New Normal Polsek Muara Siberut Melakukan Pembatasan Tempat Duduk di Gereja  Kapolsek Muara Siberut Iptu Edi Surya sedang mengatur pemberian tanda di kursi tempat ibadah Gereja Katolik Maileppet. (Foto: Hendrikus/Mentawaikita.com)

MAILEPPET-Untuk persiapan new normal di Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, kepolisian Muara Siberut membuat tanda pembatasan tempat duduk di setiap gereja.

Kapolsek Muara Siberut Iptu Edi Surya mengatakan, untuk persiapan new normal setiap rumah ibadah akan dibuat tanda pembatasan tempat duduk untuk ukuran bangku sepanjang empat akan diduduki 4 orang, jarak setiap orang itu satu meter. Tanda yang diberi itu tanda silang artinya tidak boleh diduduki. 

"Jadi pembatasan ini akan kita lakukan juga di gereja lain maupun di masjid, jadi tidak hanya satu gereja atau masjid saja tetapi akan dilakukan disemua tempat ibadah akan dilakukan satu-satu. Ini dilakukan agar masyarakat juga paham dan mengikuti aturan tersebut," katanya kepada Mentawaikita.com, Sabtu (13/6/2020)

Bajak (penatua) Gereja Santo Guido Stasi Maileppet Minarto Ginting menjelaskan terkait dengan persiapan new normal pihak kepolisian telah memberi pembatasan di setiap tempat duduk jaraknya 1 meter untuk menghindari corona virus.

"Gereja Santo Guido Stasi Maileppet baru pertama melakukan ibadah yang akan digelar pada Minggu besok hari dan ini umat akan datang dan kita tetap mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan," kata Minarto. 


BACA JUGA