SMP Negeri 1 PUS  Terapkan Protokol Covid-19 Penerimaan Murid Baru 

SMP Negeri 1 PUS  Terapkan Protokol Covid19 Penerimaan Murid Baru  Seorang siswa sedang membersihkan tangan dengan air kran yang disediakan sekolah. (Foto: Leo/Mentawaikita.com)

HVA-SMP Negeri 1 Pagai Utara Selatan (PUS) menerapkan protokol kesehatan covid-19 bagi Peserta didik  yang mendaftar bersama orang tua atau walinya sebelum masuk ke ruang panitia wajib antrean, jaga jarak, cuci tangan yang telah di sediakan dan memakai masker .

Kepala SMP Negeri PUS Rina Julianti mengatakan, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 mulai buka Selasa (9/6) hingga (13/6). “Untuk mengantisipasi Covid-19 wajib bagi peserta didik bersama orang tua menaati prosedur protol kesehatan yakni wajib antrian, jaga jarak, cuci tangan dan pakai masker termasuk panitianya,” katanya, Kamis (11/6/2020)

PPDB buka mulai pukul 08.00-14.00 WIB ada tiga pintu untuk pendaftaran yang terpisah-pisah ruangan panitianya. "Sekolah ini masih  menunggu aturan baru dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mentawai mengenai sistem proses belajar mengajar nantinya,” katanya. 

Proses belajar rencana kedepannya kata Rina, sekolah ini jam belajarnya di kurangi jam, belajar misal mulai pukul 07.30 WIB dan pulangnya 12.30 WIB jam belajarnya di kurangi. Satu rombongan belajar biasanya satu ruangan jumlah 32 siswa, ini akan di kurangi minimal 15-20 siswa agar tempat duduknya ada jarak. Bagi guru yang mengajar sistem mengajarnya di meja dan papan tulis saja tidak boleh jalan-jalan di ruang kelas atau mendekati siswa. “Kemudian siswa atau guru tidak ada yang  baris-berbaris atau upacara, salam-salaman rencana ini belum final,” ungkapnya. 

Pihak sekolah telah siapkan di depan ruang belajar atau di depan kantor di ruang majelis guru   wadah air kran dan handsoap, wajib pakai masker. "Pihak sekolah sudah menyiapkan 600 helai masker dan sudah dibagikan kepada siswa pada bulan yang lalu, sementara siswa baru kelas VII ini belum lagi mudah-mudahan orang tua siswa yang menyediakan masker untuk anaknya,” ujarnya.

Penerimaan siswa baru tidak ada dengan daring (online) tapi harus datang langsung ke sekolah dengan membawa persyaratan dan juga siswa  yang di terima sesuai rayonisasi di Peraturan Bupati Kepulaun Mentawai Nomor 33 Tahun 2019 pada tanggal 10 Juli 2019 , rayonisasi SMP Negeri 1 PUS berasal dari SD Negeri 01 Sikakap, SD Negeri 15 Sikakap, SD Negeri 17 Taikako, SD Negeri 26 Taikako, SD Negeri 36 Taikako, SD Negeri 38 Taikako dan dari SD Negeri 21 Makalo. Sementara ada dua SD  Vincentius dan MTSN siswanya kalau mereka mendaftar di sekolah ini di terima kalau dari SD Negeri rayon lain saat ini sementara tidak di terima. 

“Tentang Pandemi Covid-19 ini , pihak sekolah  tetap waspada dan secara manusiawi cemas dan takut kendati demikian aturan kita jalankan sesuai protokol kesehatan. Belajar di rumah menurut saya itu tidak maksimal sejak di tetapkan aturan belajar di rumah pantauan kami guru-guru itu tidak tercapai target, apalagi  belajarnya sistim online jaringan internet tidak ada  tetap belajar di sekolah yang baiknya dan juga ada penilaian perilaku karakter siswa,” ucapnya. 

Sementara Sari Simanungkalit, panitia PPDB SMP Negeri 1 PUS menambahkan, selama empat hari ini   baru 26 siswa yang mendaftar, jumlah rombongan belajar (rombel) yang ada di sekolah ini 23 siswa, untuk kelas VII tersedia 7 rombel, tahun yang lalu jumlah rombel kelas VIII ada 8 dan jumlah siswa tahun yang lalu sekira 240 . “Untuk tahun ajaran 2020/2021 ini di perkirakan kurang dari 200 siswa, mulai masuk sekolah pada 13 Juli bulan depan uang  pendaftaran tidak ada pungutan hanya pihak sekolah menyediakan agar seragam semua siswa yakni  baju batik, baju olah raga dan topi  sekolah, baret pramuka harganya semua Rp350 ribu,” katanya.

Salah satu siswa berasal dari SD Negeri  15 Sikakap bersama orang tuanya datang mendaftar mengatakan dia bersama ibunya dari rumah sudah pakai masker hingga sampai di sekolah sebelum masuk ke ruang panitia PSBB harus cuci tangan. “Saya tidak tahu bagaimana sistim belajarnya nanti di sekolah ini saat ad virus sekarang ini yang jelas daftar dulu dan di terima sekolah,” katanya. (leo)

BACA JUGA