Warga Desa Sikakap Buat Tanggul Penahan Abrasi Pantai

Warga Desa Sikakap Buat Tanggul Penahan Abrasi Pantai Warga Sikakap membangun tanggul darurat penahan abrasi pantai (Foto : Supri/MentawaiKita)

SIKAKAP—Puluhan warga Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai membangun tanggul darurat dari kerikil yang dimasukkan di karung untuk menahan laju ombak di depan pastoran, Dusun Sikakap Timur pada Sabtu (30/5/2020).

"Akibat hantaman ombak dan banjir rob yang terjadi pada pertengahan  bulan Mei lalu, beberapa ruas dam di depan Pastoran Sikakap hancur, akibatnya jalan dekat tanggul yang pecah tersebut di penuhi oleh kerikil dari terumbu karang yang datang dari tepi pantai," kata Kepala Desa Sikakap, San Andi Iklas kepada MentawaiKita.com, Sabtu (30/5/2020).

San Andi Iklas, menyebutkan usia tanggul di depan pastoran sudah lebih dari 45 tahun yang dibangun sekitar tahun 1970-an pada tahap pertama dan dilanjutkan pada tahun 1980.

Tanggul dari beton itu dibangun oleh Paroki Sikakap untuk menahan abrasi pantai dan laju ombak agar tidak sampai ke jalan.

Menurut Kades Sikakap jika tanggul itu tidak segera diperbaiki maka jalan raya Sikakap ke Desa Saumanganya akan putus disebabkan karena abrasi pantai.

"Sebagai bukti sekarang ini akibat hantaman ombak dan banjir rob kerikil dari terumbu karang yang mati berserakan di badan jalan termasuk juga sampah-sampah dan rumput yang dihantam ombak menjadi mati, kalau tidak digotongroyongkan untuk menutupi tanggul yang rusak tersebut tentu gelombang dan air laut akan langsung sampai ke badan jalan, semoga saja Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai dapat memperbaiki tanggul di depan Pastoran Sikakap yang panjangnya sekitar 3,5 km sampai ke Pantai Mabolak,"katanya.

Pastor Wolfram, Kepala Paroki Santa Maria Sikakap, mengatakan akibat hantaman gelombang air laut dan banjir rob selama seminggu beberapa ruas dam roboh akibatnya air laut sampai ke jalan raya Sikakap yang tanggul yang tersebut.

"Terus terang kami dari pihak Paroki Santa Maria Sikakap sangat berterima kasih sekali terhadap warga Desa Sikakap yang mau bekerjasama dalam hal membuat penutup lubang tanggul yang roboh tersebut, tapi kalau tidak cepat diperbaiki dam di depan Pastoran Sikakap ini bisa jadi ada beberapa ruas jalan raya Sikakap yang terkikis akibat abrasi pantai,"katanya.  


BACA JUGA