Warga Bojakan Terima BLT Dana Desa

Warga Bojakan Terima BLT Dana Desa Kepala Desa Bojakan, Sudirman Amon (kiri) menyerahkan BLT Dana Desa kepada masyarakat Bojakan (Foto : Bambang/MentawaiKita.com)

SIKABALUAN-Warga Desa Bojakan, Kecamatan Siberut Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai mulai menerima dana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) pada Selasa (26/5/2020). Penerima bantuan tersebar di beberapa dusun yakni Dusun Bojakan, Lubaga dan Dusun Bai'.

Kepala Desa Bojakan, Sudirman Amon, mengatakan penyerahan BLT-DD secara simbolis dilakukan di kantor desa namun penyerahannya diantar ke rumah warga penerima.

"Kita awali di Dusun Bojakan karena lebih cepat dijangkau," Sudirman Amon kepada MentawaiKita.com, Selasa (26/5/2020).

Untuk Dusun Lubaga dan Dusun Bai', kata Sudirman Amon, tim desa akan membagikan langsung kepada masyarakat mengingat tidak boleh berkumpul dalam jumlah besar di suatu tempat. Selain itu akses dari pusat desa ke dusun yang masih sulit.

"Kalau masyarakat yang kita undang ke desa biaya mereka banyak, belum lagi yang sakit, lansia dan sebagainya, untuk itu tim desa yang akan turun langsung ke lapangan," ujarnya.

Baca Juga : Kades Bojakan Ingatkan Aparat Desa Tak Boleh Sunat BLT

Berdasarkan data desa, penerima BLT-DD di Desa Bojakan sebanyak 118 kepala keluarga yang tersebar di Dusun Bojakan 16 kepala keluarga, di Dusun Bai' 61 kepala keluarga dan di Dusun Lubaga 41 kepala keluarga.

Sementara untuk jumlah penerima di Desa Bojakan berdasarkan data yang divalidasi penerima Bantuan Sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial sebanyak 83 kepala keluarga, Bansos dari Provinsi Sumatera Barat sebanyak 42 kepala keluarga dan BLT DD 118 kepala keluarga.

"Untuk saat ini yang direalisasikan itu dua bulan yaitu April dan Mei masing-masing Rp600 ribu per bulan," kata Sudirman Amon.

Robertus, wakil Pemerintah Kecamatan Siberut Utara, mengatakan bantuan dari pemerintah merupakan dampak dari pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akibat pandemi Covid-19. Bantuan ini diharapkan untuk tetap menjaga kesehatan diri, keluarga dan lingkungan.

"Belum ada instruksi untuk berkumpul dan sebagainya, kita berharap dengan adanya bantuan tersebut masyarakat dapat terbantu untuk kebutuhan sehari-hari," katanya. 


BACA JUGA