Banjir Rob, Puluhan Rumah di Sikakap Tergenang Air

Banjir Rob Puluhan Rumah di Sikakap Tergenang Air Air laut menggenangi jalan di Pasar Sikakap, Sabtu pagi (23/5/2020). (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP--Puluhan rumah di Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai terendam banjir rob, Sabtu (23/5/2020). Air laut tersebut naik ke permukaan dan menggenangi sejumlah ruas jalan serta halaman dan  rumah warga.

"Air laut sudah mulai naik  pukul 05.00 WIB, akibat naiknya air laut pekarangan rumah saya terendam air, dan ada juga yang masuk ke dalam rumah tapi sedikit saja,” kata Eli Deswita (43), warga Desa Sikakap, Sabtu (23/5/2020).

Menurut dia, banjir rob juga menggenangi warung tempatnya berjualan setinggi 10 cm. "Tapi air laut sejak pukul 07.00 WIB tadi sudah mulai turun dan jalan raya Sikakap sudah mulai bisa dilewati lagi," katanya.

Sementara D Purba (62), warga Desa Sikakap, mengatakan, banjir rob kali ini lebih besar dibandingkan dengan tahun lalu. Dalam tahun ini banjir rob sudah terjadi dua, April dan Mei, dan bisa terjadi paling lama tiga hari baru menyusut.

Camat Sikakap, Fransiskus Sakaletuk, membenarkan banjir rob menyebabkan puluhan rumah tergenang air dengan kedalaman bervariasi. Rumah yang tergenang umumnya yang berlokasi di pinggir pantai.

"Sesuai hasil pantauan kita di lapangan tidak ada kerusakan rumah akibat banjir rob, hanya air laut saja yang masuk ke dalam rumah mereka dengan kedalaman bermacam-macam tergantung  ketinggian bangunan rumahnya," katanya.

BACA JUGA