Diduga Kontak dengan Pasien Positif Covid-19, Penumpang dan Awak KMP Ambu-Ambu Tak Boleh Turun Kapal

Diduga Kontak dengan Pasien Positif Covid19 Penumpang dan Awak KMP AmbuAmbu Tak Boleh Turun Kapal KMP Ambu-Ambu yang baru merapat di Pelabuhan ASDP Sikakap, Mentawai pada Rabu (20/5/2020) dini hari. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP--Diduga kontak dengan salah satu pasien positif Covid-19 di Tuapeijat, seluruh penumpang KMP Ambu-Ambu dan awak kapal yang datang  Rabu (20/5/2020) pukul 24.11 WIB ke Pelabuhan Sikakap Kepulauan Mentawai tidak dibolehkan turun dari kapal. Jumlah penumpang yang datang 28 orang dan Anak Buah Kapal (ABK) KMP Ambu-Ambu sebanyak 19 orang.

"Dalam kapal KMP Ambu-Ambu yang datang sekarang diduga ada salah satu penumpang yang kontak dengan pasien positif Covid 19 di Tuapeijat, itu sebabnya seluruh penumpang dan awak kapal KMP Ambu-Ambu tidak diperbolehkan turun dari kapal," kata Fransiskus Sakaletuk, Ketua Satgas Pencegahan dan penularan Covid 19 Kecamatan Sikakap, Rabu (20/5/2020).

Fransiskus menyebutkan, sesuai dengan hasil koordinasi bersama tim Satgas Pencegahan Penularan Covid-19 Kecamatan Sikakap dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Mentawai, semua penumpang akan dikembalikan ke Padang. "Setelah muatan kapal berupa tiang listrik diturunkan, KMP Ambu-Ambu langsung kita berangkatkan termasuk semua penumpang," katanya.

San Andi Iklas, Kepala Desa Sikakap, mengatakan barang berupa tiang listrik dan lainnya silakan diturunkan, tapi penumpang dan awak kapal KMP Ambu-Ambu tidak boleh turun. "Hal ini untuk antisipasi Penyebaran penularan virus Covid-19 di Kecamatan Sikakap, sekarang ini sudah banyak warga Desa Sikakap dan sekitarnya yang tahu ada salah seorang penumpang yang kontak langsung dengan pasien yang positif Covid-19 di Tuapeijat, supaya tidak ada pergerakan dari warga sesuai koordinasi kita dengan tim Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Kepulauan Mentawai seluruh penumpang yang datang sekarang dikembalikan ke Padang lagi," katanya.

BACA JUGA