Gelombang Kembali Terjang Rumah Warga di Tuapeijat

Gelombang Kembali Terjang Rumah Warga di Tuapeijat Gelombang yang menerjang pemukiman warga di Tuapeijat Rabu (20/5/2020). (Foto: Patrisius/Mentawaikita.com)

TUAPEIJAT-Gelombang tinggi kembali terjadi dan menghantam rumah warga yang tinggal disepanjang pingggir pantai di daerah Kilometer 0 di Desa Tuapeijat, Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai pada Rabu pagi, (20/5/2020).

Gelombang tinggi yang terjadi kini lebih parah dan mengalami banyak kerusakan pada bagian rumah warga yang tinggal di dua dusun terdampak disepanjang pinggir pantai yakni Dusun Camp dan Dusun Kampung.

Sebagian rumah warga banyak mengalami kerusakan pada dinding akibat hantaman gelombang dan air laut masuk ke dalam rumah sehingga banyak barang yang ada dalam rumah basah sehingga warga terpaksa mengevakuasi barang mereka ke tempat yan lebih aman.

Gelombang kali ini lebih besar hingga air laut masuk sebagian ke permukiman warga, tak hanya itu pasir laut juga ikut terbawa arus hingga hingga naik ke permukiman san menutup sebagian badan jalan yang dekat dengan pantai.

Terlihat di lapangan, BPBD Mentawai dibantu masyarakat setempat bergotong royong membuat talud sementara dengan pasir yang dimasukkan dan disusun sejajar untuk mengatasi dan menghambat masuknya air laut ke permukiman.

Wakil Bupati Mentawai, Kortanius Sabeleake turun langsung ke lokasi melihat kondisi rumah warga yang terkena gelombang tinggi bersama forkompimda, tampak Akmal, Kepala Kantor SAR Mentawai, Danlanal Mentawai Letkol Anis Munandar Camat Sipora Utara Marsen.

Wabup menjelaskan langkah sementara yang dilakukan adalah menyediakan tempat bagi masyarakat yang terkena dampak untuk sementara untuk diungsikan di sebuah sekolah yang ada di daerah itu.

"Jadi saya minta sama kawan-kawan tim untuk mendata masyarakat yang belum punya tempat sementara di SD, sambil proses kita mendata, tapi untuk upaya ke depan biarlah ini proses kita akan diskusikan  untuk tindak lanjut ke depan," kata Wabup di lokasi. 

BACA JUGA