Korban Banjir di Monganpoula Kesulitan Memasak Makanan

Korban Banjir di Monganpoula Kesulitan Memasak Makanan Korban banjir di Monganpoula bertahan di loteng rumah. (Foto: Bambang/Mentawaikita.com)

SIKABALUAN-Banyaknya rumah warga yang terendam banjir akibat luapan air sungai karena hujan yang terjadi pada Kamis, (30/4) hingga Sabtu (2/5) menyebabkan korban banjir kesulitan untuk memasak makanan dan tempat pengungsian yang aman dari banjir seperti yang terjadi di Desa Monganpoula, Kecamatan Siberut Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai. 

"Untuk saat ini masyarakat tidak begitu mengurus barang-barangnya. Mereka memikirkan tempat untuk mengungsi dan makan selama banjir,” kata kepala Desa Monganpoula, Asril Sani pada Mentawaikita.com, Sabtu (2/5/2020).

Asrul Sani memaparkan untuk warga yang memiliki rumah lantai dua memilih bertahan di rumahnya sambil menyelamatkan barang-barang yang bisa diselamatkan. Namun untuk masyarakat yang tidak memiliki tempat berlindung akan mengungsi di gedung TK YBTI Monganpoula.

"Kebetulan tempatnya masih tinggi dan aman. Selain itu gedungnya cukup besar untuk menampumg masyarakat,” katanya.

Sekretaris Camat Siberut Utara, Immanuel yang memimpin monitoring ke Monganpoula bersama unsur TNI, Polri mengharapkan agar pihak pemerintah desa dan dusun membentuk dapur umum untuk warga yang mengungsi di TK YBTI dengan bahan makanan yang dibawa oleh pihak satuan tugas bencana kecamatan.

"Bantuan yang ada sementara waktu ini dimanfaatkan untuk membentuk dapur umum sebagai bahan makan warga pada malam ini hingga banjir surut atau menyusulnya bantuan dari pemda Mentawai", katanya.

Bantuan sementara waktu yang dibawa tim satuan penanganan bencana kecamatan Siberut diantaranya beras, mie instan dan air mineral.

BACA JUGA