Enam Desa di Siberut Utara Banjir, Belum Ada Laporan Kerugian

Enam Desa di Siberut Utara Banjir Belum Ada Laporan Kerugian Seorang warga Sikabaluan, Siberut Utara, Mentawai berjalan menembus genangan banjir setinggi pinggul, Sabtu pagi (2/5/2020). (Foto: Bambang/Mentawaikita.com)

SIKABALUAN-Enam desa yang berada di Kecamatan Siberut Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai terkena banjir yang terjadi akibat hujan deras dan meluapnya sungai sejak Kamis malam (30/4/2020) hingga Sabtu pagi (2/5/2020).

Menurut Camat Siberut Utara, Agustinus Sab kepada Mentawaikita.com, Sabtu (2/5/2020), enam desa tersebut, Muara Sikabaluan, Malancan, Sirilogui, Monganpoula, Sotboyak dan Bojakan terkena banjir.

Berdasar laporan yang diterima Camat Siberut Utara pada Jumat (1/5/2020), banjir terjadi di Bojakan, Sotboyak dan Monganpoula yang merupakan desa yang masih satu aliran sungai hingga bermuara ke Sikabaluan. "Sudah kita laporkan dari Jumat pada pihak BPBD dan Pemda Mentawai," katanya.

Namun, dikatakan Agustinus, belum ada laporan resmi berapa kerugian dan masyarakat yang terkena dampak akibat banjir yang terjadi.

"Kita masih menunggu informasi lanjutan dari pihak terkait dari bencana yang terjadi. Untuk perkembangam terbaru di Monganpoula, Sotboyak dan Bojakan belum ada karena akses terputus dan jaringan listrik yang mati di jalur Sikabaluan-Monganpoula," katanya.

Untuk di Desa Muara Sikabaluan, banjir mulai mengepung perkampungan masyarakat mulai pukul 01.00 dini hari hingga pagi ini. Ketinggian banjir antara lutut orang dewasa hingga setinggi pinggang orang dewasa.  

BACA JUGA