Tekan Laju Penularan Virus Corona, Mentawai Akan Terapkan PSBB  

Tekan Laju Penularan Virus Corona Mentawai Akan Terapkan PSBB   Serieli BW, (kiri) Kepala Bagian Hukum pada Sekretariat Bupati Mentawai, sekaligus juru bicara terkait kebijakan dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 di Mentawai. (Foto: Patrisius /Mentawaikita.com)

TUAPEIJAT-Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai dalam waktu dekat akan akan menerapkan tindakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna menekan laju penularan dan penyebaran Covid-19 di Mentawai.

Rencana PDBB tersebut fokus pada pergerakan orang pada kapal transportasi antar pulau yang selama ini rutin beroperasi  melayani pengangkutan penumpang dan barang di dalam daerah di wilayan Kabupaten Kepulauan Mentawai rute Tuapeijat-Siberut, dan Tuapeijat-Sikakap.

Serieli BW, Kepala Bagian Hukum pada Sekretariat Bupati Mentawai, sekaligus juru bicara terkait kebijakan dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 di Mentawai mengatakan rencana PSBB untuk di Kabupaten Kepulauan Mentawai masih dalam proses pengkajian.

“Kita sudah siapkan suratnya karena PSBB ini dalam waktu tiga hari Pak Gubernur Sumbar sampaikan untuk kesiapan kita di daerah sudah harus memadai terutama pada pembatasan pergerakan orang tentu pengawasan akan dipertegas, kita berharap dalam waktu dekat sudah ada keputusan dari Menkes,” kata Serieli BW pada konferensi pers di ruang rapat Bupati Mentawai pada Rabu, (15/4/2020).

Hal yang dikaji dalam penerapan PSBB tersebut adalah terkait dengan dampak. “Jadi jangan sampai nanti ketika kita lakukan pembatasan pergerakan orang, kapal antar pulau menjadi persoalan di tempat lain, kalau kapal dari Padang sudah otomatis kita tutup,” katanya.

Penerapan PSBB khusus membatasi pergerakan orang nantinya kata Serieli transportasi kapal antar pulau tetap jalan namun  hanya prosedur pengangkutan penumpang kapal akan diatur. “Kita pastikan kapal tetap jalan, sementara orang kita batasi pergerakannya saja, kita akan buat prosedurnya seperti apa orang akan naik kapal, kalau tidak penting sekali untuk bepergian ditahan dulu,” kata Serieli BW. 

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi mengusulkan Kota Padang dan Kota Bukittinggi diterapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) namun banyak pihak menilai jika jika dua kota tersebut  juga akan percuma karena pergerakan orang akan tetap saja terjadi, sehingga beberapa kabupaten/kota lain di Sumatera Barat akan diusulkan untuk penerapan PSBB. “Pengusulan penerapan PSBB Mentawai diusulkan melalui pemerintah provinsi,” kata Serieli BW.

Kata Serieli BW, terkait kebijakan Pemda Mentawai yang sudah melakukan karantina wilayah, tidak ada batas waktu sampai ada kebijakan dari pemerintah yang menyatakan daerah sudah aman dari penyebaran Covid-19. 

Kemudian terkait kenaikan status bencana Covid-19, Pemda Mentawai masih sedang melakukan pengkajian untuk menentukan status tetap siaga atau naik menjadi tanggap. 



BACA JUGA