Pemda Segera Berlakukan Karantina Lokal, Kapal Penumpang Dilarang ke Mentawai

Pemda Segera Berlakukan Karantina Lokal Kapal Penumpang Dilarang ke Mentawai Pemeriksaan suhu tubuh penumpang di Dermaga Tuapeijat (Foto : Patrisius/MentawaiKita.com)

TUAPEIJAT— Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Mentawai akan memberlakukan karantina lokal di seluruh daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai. Seluruh kapal dari Padang tidak diperbolehkan mengangkut orang kecuali barang.

Bupati Mentawai, Yudas Sabaggalet, mengatakan karantina lokal dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona ke Mentawai. Apalagi di Sumbar daratan telah ditemukan kasus positif virus tersebut.

"Kapal Mentawai Fast untuk sementara akan diberhentikan peroperasiannya yang direncanakan terakhir berlayar hari Senin (30/3), terhitung mulai Selasa (31/3) hingga 14 hari ke depan kapal tersebut sudah tidak berlayar," kata Yudas saat pertemuan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di aula Bappeda, Sabtu (28/3/2020).

Sementara kapal Ambu-Ambu dan Gambolo tetap berlayar dengan syarat tidak membawa penumpang (orang) dan hanya membawa barang-barang, seperti barang dagangan dan kebutuhan bahan pokok makanan.

"Untuk kapal Ambu-Ambu dan Gambolo tetap berlayar, dengan syarat tidak boleh membawa orang. Untuk memastikan itu kita percayakan kepada pihak kepolisian dan kodim melakukan pengawasan di pelabuhan, baik Bungus maupun di pelabuhan Tuapeijat," katanya.

Yudas menyampaikan meskipun ada yang darurat terlebih dahulu harus dicek dan diperiksa oleh pihak berwajib sebelum masuk kapal. Untuk menekan hal itu pemerintah akan membuat Surat Edaran. 


BACA JUGA