Lawan Pandemi Covid-19, Ini Imbauan Kadis Kesehatan Mentawai

Lawan Pandemi Covid19 Ini Imbauan Kadis Kesehatan Mentawai Petugas sedang menyemprot cairan disinfektan di kapal penumpang Mentawai Fast yang baru saja berlabuh di Dermaga Tuapeijat, Mentawai dari Padang. (Foto: Patris/Mentawaikita.com)

TUAPEIJAT—Kepala Dinas Kesehatan Mentawai Lahmuddin Siregar meminta masyarakat Mentawai terbuka menginformasikan keluarga, kerabat maupun tetangga yang baru datang dari daerah terjangkit Covid-19 kepada petugas kesehatan setempat.

Hal itu untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 (Coronavirus Disease-19) sebab per hari ini, 26 Maret, Gubernus Sumatera Barat Irwan Prayitno mengumumkan sudah ada 5 orang yang positif terjangkit Covid-19.

“Informasi ini penting agar kita (petugas kesehatan) dapat mengawasi walaupun dia belum masuk dalam ODP, dan bagi mereka yang pelaku perjalanan di daerah terjangkit untuk menjaga kesehatannya, jaga jarak dengan orang lain 1 hingga 1,5 meter, kemudian cuci tangan pakai sabun di air mengalir, makan-makanan bergizi, istirahat yang cukup, jaga kebersihan diri dan lingkungan, berolahraga, sesuai pesanan kesehatan dalam 7 pesan sikerai, masyarakat kita sudah populer dengan 7 pesan sikerei, sekarang ini tinggal lagi pengamalannya dan pelaksanaannya,” kata Lahmuddin, Kamis (26/3/2020).

Menurut Lahmuddin, dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19, semua pihak harus bekerja sama melawannya, disiplin menjaga jarak fisik, dan rajin mencuci  tangan dengan sabun.

“Jika kita bersama keluarga datang dari luar pertama dilakukan waktu masuk rumah cuci tangan pakai sabun di air mengalir, tanggalkan pakaian dan mandi, di dalam acara ramai-ramai atur jarak, kalau ada kerumunan jangan datang, kalau sakit datang ke puskesmas atau rumah sakit, atau sarana kesehatan terdekat, kalau sakit jangan lupa pakai masker cukup di rumah saja, masker gunanya untuk orang sakit dan petugas kesehatan yang lagi menangani masyarakat yang sakit,” katanya.

Hingga hari ini, tercatat ada 14 orang ODP di Mentawai dengan sebaran 12 di Sipora, satu di Muara Siberut dan satu lagi di Sikakap.

ODP adalah Orang Dalam Pemantauan, mereka adalah orang yang baru kembali dari daerah terjangkit misal seseorang yang baru datang dari Jakarta, berkunjung ke Mentawai lalu menunjukkan gejala seperti demam, batuk dan flu. Tak semua orang yang baru datang dari daerah terjangkit bisa dikategorikan ODP tapi hanya yang menunjukkan demam dan mengalami batuk, flu dan nyeri tenggorokan.

PDP adalah Pasien Dalam Pengawasan ini dalam istilah kesehatan ada suspect atau terduga, orang ini datang dari daerah terjangkit yang mengalami gejala demam, batuk, flu dan sesak napas atau gangguan pernapasan.

 

 

BACA JUGA