Sejumlah Wisatawan Asing Tertahan di Mentawai Karena Pandemi Corona

Sejumlah Wisatawan Asing Tertahan di Mentawai Karena Pandemi Corona Sejumlah wisatawan asing didata petugas saat turun dari kapal di Pelabuhan Tuapeijat, Mentawai minggu lalu. (Foto: Patris/Mentawaikita.com)

MUARASIBERUT-Tujuh wisatawan asing asal Spanyol dan Australia yang sedang berlibur di Mentawai tidak bisa pulang ke negaranyanya karena pandemi Covid-19 (Coronavirus Disease 2019) yang banyak membuat negara menutup penerbangan dari luar negeri. Mereka terpaksa menunggu di The Shadoe Mentawai Surfcamp, salah satu resort wisata di Desa Taileleu, Siberut Barat Daya, Mentawai.

Dedi, salah seorang pemilik The Shadow Mentawai Surfcamp mengatakan tujuh tamu yang menginap di resortnya tak bisa pulang karena saat ini tak ada jadwal penerbangan ke negaranya lagi.  "Saat ini tujuh orang tamu masih ada di pulau, mereka ingin sekali ketemu anak, orang tua dan istri di negaranya namun karena tidak dibolehkan mereka hanya pasrah saja, tetap di pulau, ada rencana ke Padang namun setelah di Padang juga pesawat tak jalan makanya mereka lebih memilih tetap di pulau," kata Dedi kepada Mentawaikita.com, Kamis (26/3/2020).

Untuk meringankan para tamu tersebut, Dedi mendiskon biaya menginap. “Kami juga belum tahu sampai kapan mereka bisa keluar dan pergi ke negaranya. Hingga saat ini khususnya di pulau belum ada tim medis atau pemerintah untuk cek kesehatan para tamu asing yang terkurung di pulau,” katanya.

Menurutnya para tamu tersebut kini tak lagi berselancar. Dedi berharap ada petugas kesehatan yang memantau kesehatan para wisatawan asing yang masih tertahan di resort-resort wisata.

Sementara Koordinator lapangan Tourist Information Centre MEntawai di Siberut Selatan, Krisdianto, mengatakan saat ini untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, wisatawan asing sudah dilarang masuk ke Mentawai ataupun pulang. Diakuinya ada sejumlah wisatawan yang tertahan di sejumlah resort.

 "Ada beberapa wisatawan yang datang ke Mentawai terkurung di pulau karena tidak bisa keluar dan pulang ke negaranya sebab jadwal penerbangan juga sudah ditutup dan adanya surat edaran yang dikeluarkan oleh Pemda Mentawai, kami juga akan memantau wisatawan asing yang masuk maupun yang keluar Padang, namun kini tidak ada lagi," kata Krisdianto.

Dia juga mengimbau wisawatan asing yang berada di resort wisata tidak mengunjungi pemukiman penduduk dan tetap berada di penginapan.

BACA JUGA