Update terbaru: ODP Covid-19 di Mentawai Bertambah Jadi 12 Orang

Update terbaru ODP Covid19 di Mentawai Bertambah Jadi 12 Orang Penyemprotan disinfektan di kapal penumpang yang baru tiba di Pelabuhan Tuapeijat, Sipora Utara, Mentawai. (Foto: Patris/Mentawaikita.com)

TUAPEIJAT- Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di Kepulauan Mentawai pada Rabu (25/3/2020) menjadi 12 orang setelah sebelumnya dilaporkan berjumlah 10 orang.

Lahmuddin Siregar, Kepala Dinas Kesehatan Mentawai sekaligus juru bicara perkembangan pencegahan penyebaran Covid-19 (Coronavirus Disease-19) di Mentawai menjelaskan adanya penambahan OPD karena yang mengalami gejala demam dan batuk.

"Jumlah yang masuk dalam daftar ODP tersebut tersebar di beberapa desa di Mentawai yakni Sipora Jaya 4 orang, Desa Tuapeijat 6 orang, di Desa Muara Siberut ada 1 orang dan di Desa Sikakap ada 1 orang," kata Lahmuddin.

Jumlah tersebut kata Lahmuddin dominan karena pelaku perjalanan di daerah luar Sumatera Barat atau daerah terjangkit Covid-19, ada satu lagi karena kontak erat risiko rendah di daerah terjangkit. ODP tersebut setelah melakukan perjalanan dilaporkan mengalami gejala demam, batuk sehingga terhadap orang tersebut dimasukkan dalam ODP selama 14 hari.

Sementara data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Mentawai kata Lahmuddin tidak ada atau nihil. "Mudah-mudahan tidak ada, kita berharap semua tetap menjaga kesehatan dan melakukan upaya pencegahan, jaga jarak secara fisik minimal 1 meter (physical distancing) dan teruslah menerapkan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) dengan cuci tangan pakai sabun, konsumsi sayur dan buah, istirahat yang cukup, minum air minimal 8 gelas per hari," kata Lahmuddin.

Dia juga mengingatkan jika ada warga yang melakukan perjalanan dari daerah terjangkit segera informasikan kepada petugas kesehatan terdekat.

ODP adalah orang yang memiliki gejala panas badan atau gangguan saluran pernapasan ringan seperti pilek dan batuk, dan pernah mengunjungi atau tinggal di daerah yang diketahui merupakan daerah penularan virus tersebut. Selain itu, bisa juga orang sehat yang pernah kontak erat dengan kasus terkonfirmasi Covid-19.

Sementara PDP (Pasien Dalam Pengawasan), orang yang mengalami infeksi saluran pernapasan itu bisa ringan atau berat, serta pernah berkunjung ke atau tinggal di daerah yang diketahui merupakan daerah penularan Covid-19. Tidak hanya itu, PDP ini juga memiliki indikasi atau diketahui pernah berkontak dengan langsung dengan kasus yang terkonfirmasi atau probabel Covid-19

BACA JUGA