Empat Orang di Mentawai Masuk Daftar ODP Covid-19

Empat Orang di Mentawai Masuk Daftar ODP Covid19 Penumpang yang baru turun dari Kapal Mentawai Fast dari Padang cuci tangan setiba di Pelabuhan Tuapeijat, Sipora, Mentawai. (Foto: Patris/Mentawaikita.com)

TUAPEIJAT-Sebanyak empat orang masyarakat yang di Tuapeijat kini masuk dalam daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-14 selama 14 har. Pemantauan dilakukan gugus tugas yang dibentuk Pemda Mentawai.

Lahmuddin Siregar, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai, sekaligus juru bicara yang ditunjuk Bupati Mentawai dalam mendapatkan informasi perkembangan pencegahan penyebaran Covid-19 (Corona Disease-19) di Mentawai, menjelaskan empat orang tersebut karena beberapa waktu  melakukan perjalanan dari luar daerah Sumatera Barat.

"Untuk di Tuapeijat, ada empat orang masyarakat kita yang masuk dalam ODP, karena baru saja pulang dari luar daerah Sumatera Barat yang terjangkit virus corona, jadi saat ini mereka disarankan untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah atau kontak langsung dengan orang lain," kata pada Jumat, (20/3/2020).

Mereka yang masuk dalam ODP tersebut, kata Lahmuddin, termasuk beberapa ASN yang baru tiba di Mentawai karena melakukan perjalanan dinas di luar daerah Sumatera Barat.

"Jadi dari empat orang yang baru pulang dari luar Sumatera Barat saat ini tidak boleh keluar rumah dan disarankan untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari karena ada mengalami gejala demam," katanya.

ODP adalah orang yang memiliki gejala panas badan atau gangguan saluran pernapasan ringan seperti pilek dan batuk, dan pernah mengunjungi atau tinggal di daerah yang diketahui merupakan daerah penularan virus tersebut. Selain itu, bisa juga orang sehat yang pernah kontak erat dengan kasus terkonfirmasi Covid-19.

 

Sementara PDP (Pasien Dalam Pengawasan), orang yang mengalami infeksi saluran pernapasan itu bisa ringan atau berat, serta pernah berkunjung ke atau tinggal di daerah yang diketahui merupakan daerah penularan Covid-19. Tidak hanya itu, PDP ini juga memiliki indikasi atau diketahui pernah berkontak dengan langsung dengan kasus yang terkonfirmasi atau probabel Covid-1


BACA JUGA