Antisipasi Virus Corona, Bule Sakit Asal Jerman Dilarang Naik Kapal

Antisipasi Virus Corona Bule Sakit Asal Jerman Dilarang Naik Kapal Petugas Medis dari Puskesmas Muara Siberut memakai mantel hujan menyemprotkan disinfektan pada kamar yang dipakai turis Jerman yang menderita sakit (Foto : Hendrikus/MentawaiKita.com)

MUARA SIBERUT—Sebanyak 5 orang warga negara asing dari Jerman yang berwisata di Attabai, Desa Madobag, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai dilarang menaiki kapal cepat Mentawai Fast yang akan berangkat ke Padang pada Selasa (17/3/2020) sebab mereka menderita sakit perut dan batuk.

Kapolsek Siberut, IPTU Edi Surya, mengatakan kelima WNA itu dipandu oleh Onci Oni Sauboklo (29) yang berasal dari Dusun Mangorut Desa Madobag. Kelima turis yang sakit itu diperiksa aparat Polsek yang dibantu tim kesehatan dari Puskesmas Muara Siberut sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona.

“Kelima orang bule ini sudah diperiksa di penginapan home stay Manai Koat Desa Maileppet pihak kepolisian bekerja sama dengan Puskesmas Muara Siberut sudah melakukan sterilisasi penginapan dengan penyemprotan disinfektan," kata Edi surya kepada Mentawaikita.com Rabu (18/3/2020).

Kelima warga negara Jerman itu telah berangkat ke Padang dengan menggunakan long boat yang berangkat Selasa pukul 22.00 WIB dan telah  tiba di Padang pada Rabu dini hari atau sekitar pukul 02.30 WIB.

Di Padang, kata Edi Surya, kelimanya diperiksa oleh tim kesehatan di Rumah Sakit M.Jamil untuk memastikan apakah mereka terinfeksi virus Covid-19 atau corona. Dari hasil pemeriksaan mereka dinyatakan hanya sakit perut.

“Yang sakit perut masih dirawat di rumah sakit M. Jamil,” ujarnya.

Edi Surya mengatakan pihaknya gencar menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat. Kemudian jika ada bule yang sakit segera dilaporkan kepada petugas untuk diperiksa.

“Jika ada tamu bule yang sakit segera melapor untuk dicek dan diobati di puskesmas terdekat, sedangkan untuk pelabuhan juga kita awasi dengan melibatkan puskesmas dan personil dari Koramil Siberut,"katanya.

Kepala Puskesmas Muara Siberut, Marinus, saat menaiki kapal mentawai fast, kelima turis ditolak sebab mereka sakit.

"Karena tak diterima di mentawai fast, guide bersama 5 orang WNA ini diperiksa polisi dan dan tim kesehatan namun hanya sakit perut, tadi malam WNA tersebut charter Long bot dari Tuapejat dan mereka sekarang sudah di Padang," katanya.


BACA JUGA