UNBK SMK di Mentawai, Guru dan Siswa Diminta Cuci Tangan

UNBK SMK di Mentawai Guru dan Siswa Diminta Cuci Tangan Guru dan siswa SMKN 3 Mentawai di Kecamatan Sikakap, Mentawai mencuci tangan sebelum masuk kelas memulai ujian. (Foto: Leo/Mentawaikita.com)

PANATARAT-Ada yang berbeda dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMK Negeri 3 Kepulauan  Mentawai yang berada di Matobe, Sikakap hari ini. Sebelum ujian, para siswa, guru dan pengawas diminta mencuci tangan, Senin (16/3/2020). Hal itu sesuai Instruksi Dinas Pendidikan Sumatra Barat dan Kementerian Pendidikan. mengantisipasi virus Corona Disease-19 (Covid-19).

Bony Ermond,  pengawas UNBK di SMK Negeri 3 Mentawai dari  Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sumatera Barat mengatakan, semua siswa dan guru atau tamu di saat ujian mulai berlangsung diwajibkan tanpa terkecuali cuci tangan dengan sabun  dan pakai hand sanitizer serta pelaksanaan ujian melibatkan petugas kesehatan Puskesmas Sikakap.

Selain SMKN 3 Mentawai, ada dua SMK lainnya di daerah kepulauan itu yang menyelenggarakan ujian. Ujian akan berlangsung selama empat hari dengan materi ujian pelajaran umum dan penjurusan.

“Ada  pesan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sumatera Barat  Adib Alfikri agar pelaksanaan UNBK di Mentawai  mempersiapkan dua rencana yakni masalah gangguan jaringan internet dan PLN (listrik) padam, jika masalah ini terjadi maka cepat diberitahukan ke Disdikbud karena kondisi di Mentawai berbeda daerah lain terutama terkait jaringan internet kemungkinan terburuk  dan mengatasi listrik juga,” katanya kepada Mentawaikita.com, Senin (16/3/2020).

Wakil Bidang Hubungan Masyarakat SMKN 3 Mentawai Rio Andra Simanungkalit menambahkan, sebelum UNBK, sekolah sudah melakukan persiapan perangkat komputer dan juga mesin  lisrtik sekolah yang sudah diservis agar pada saat ujian tidak ada kendala.

Karena keterbatasan fasilitas komputer, pelaksanaan ujian dibagi dua sesi, pertama pukul 07.30 WIB-09.30 WIB, diikuti siswa sebanyak 30   orang dan sesi kedua masuk pukul 10.30 WIB-12.30 WIB sebanyak 27 siswa.

Secara keseluruhan, jumlah peserta ujian jurusan Teknik Listrik, 15 siswa, jurusan Teknik Bangunan 14 siswa dan jurusan Perikanan 29 siswa, total semuanya 57 siswa semua hadir.  "Harapan  UNBK ini hingga selesai sukses dan tidak ada hambatan sementara untuk hari ini sukses, jaringan internet bagus dan PLN nyala dan juga genset sekolah baik,” katanya.

Salah seorang peserta UNBK SMKN 3 Mentawai,  Joel Saleleubaja dari jurusan Teknik Listrik menyebutkan, mereka para siswa sudah dilatih menjawab soal menggunakan komputer. “Soal ujiannya sulit dan mudah tergantung belajar saja, target nilai baik harapan saya lulus,” katanya.

BACA JUGA