Gempa 5.1 Guncang Mentawai, Warga Sempat Berhamburan Keluar Rumah 

Gempa 51 Guncang Mentawai Warga Sempat Berhamburan Keluar Rumah  Gempa buymi 5,1 SR

TUAPEIJAT- Gempa bumi yang berkekuatan 5.1 Skala Richter (SR) mengguncang Kepulauan Mentawai, pada Selasa, (25/2/2020) sekira pukul 03.59 WIB, dengan  lokasi pusat gempa berada pada 1.90 LS, 99.92 BT (39 km Timur Laut Tuapeijat Kepulauan Mentawai - Sumatera Barat), dengan kedalaman 10 kilometer.

Camat Siberut Barat Daya, Mateus Lajo, mengatakan gempa tersebut warganya yang berada di Siberut Barat Daya sempat berhamburan keluar rumah. "Masyarakat kita sempat berhamburan keluar rumah, tapi situasi cukup tenang. Hanya saya lihat itu reaksi dan bentuk kesiapan mereka menghadapi gempa saja, semoga tetap masyarakat kita siap dan siaga menghadapi bencana," katanya.

Sementara informasi dari Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami, Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG), Rahmat Triyono, melalui pesan yang disampaikan kejadian dan Parameter Gempabumi yang terjadi dini hari tadi di wilayah Samudra Hindia Pantai Barat Sumatera diguncang gempa tektonik. 

Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini berkekuatan M 5,1 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi 4,8. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1.88 LS dan 99.97 BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 47 kilometer arah timur laut Kota Tuapeijat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada kedalaman 40 kilometer. 

Selanjutnya dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposentrumnya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).  

Guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Siberut, Tuapeijat, Padang III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu), Pesisir Selatan, Bukittinggi, Padang Panjang II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang ). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. 

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi Tsunami.


BACA JUGA