15 Persen BOS SMP Negeri 1 PUS Terkuras Untuk Gaji Guru Honor

15 Persen BOS SMP Negeri 1 PUS Terkuras Untuk Gaji Guru Honor Siswa SMPN 1 Pagai Utara Selatan mengikuti pelajaran (Foto : Leo/MentawaiKita.com)

HAVEA-Tiap tahun sebanyak 15 persen dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMP Negeri 1 Pagai Utara Selatan (PUS), Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai terkuras untuk membayar gaji guru honor di sekolah tersebut sebanyak 22 orang. 

Kepala SMPN 1 PUS, Rina Julianti, mengatakan gaji guru honor per jam yang diberikan sekolah sebanyak Rp20 ribu per jam. Rata-rata guru honor mengajar sebanyak 30-36 jam per bulan dengan biaya sekitar Rp700 ribu per guru.

Rina menyebutkan tidak terjadi defisit dana karena membayar gaji guru honor namun sekolah tidak bisa menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan lain di sekolah. Tiap tahun sekolah ini menerima Rp665 juta dana BOS yang dicairkan per tri wulan.

“Beban sekolah untuk memenuhi proses belajar mengajar adanya honorer sebanyak 22 orang membuat angaran penggunaan lain untuk kebutuhan sekolah minim,” kata Rina kepada MentawaiKita.com, Senin (31/1/2020).

Ia berharap pemerintah menambah 6 guru PNS untuk mata pelajaran Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Pjok, Seni budaya, PPKn dan Bahasa Indonesia agar sekolah tidak tergantung dengan guru honor. 

Sementara Topit Norpida, tata usaha SMPN 1 PUS, menyebutkan jumlah guru saat ini sebanyak  50 orang yang terdiri dari 25 guru PNS, 5 orang guru kontrak Pemda Mentawai, dan 22 orang guru honor. 

Sedangkan jumlah siswa di sekolah itu sebanyak 665 orang yang terdiri dari 23 rombong belajar.


BACA JUGA