Harga Minyak Nilam Naik, Jadi Rp 550 Ribu/Kg di Mentawai

Harga Minyak Nilam Naik Jadi Rp 550 RibuKg di Mentawai Sulingan minyak nilam di Dusun Cempungan Desa Matobe Kecamatan Sikakap, Mentawai sudah tidak terawat lagi. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP--Harga minyak Nilam di Desa Sikakap Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai dari Rp450 ribu per kilogram menjadi Rp550 ribu per kilogram.

"Harga minyak nilam sekarang naik dari Rp450 ribu per kilogram menjadi Rp550 ribu per kilogram, tapi sayang masyarakat Mentawai khusus di Pagai Utara Selatan (PUS) tidak lagi serius menanam nilam, Januari ini belum ada petani nilam yang menjual minyak nilamnya," kata Man Karut, penampung minyak nilam di Desa Sikakap, Senin (13/1/2020).

Man Karut menyebutkan, sepanjang Desember lalu minyak nilam yang terkumpul dari petani yang menjual kepadanya hanya sekitar 5 kilogram,

"Kenapa masyarakat tidak begitu serius lagi menanam dan memelihara ladang nilamnya mungkin karena harga minyak nilam tidak stabil, dan dalam mengelola minyak Nilam perlu tenaga yang ekstra, tanaman Nilam sebelum diolah menjadi minyak perlu perjalanan panjang, seperti menyemur, memotong dan menyuling,"katanya.

Tolopan Sakarebau (53), warga Desa Betu Monga mengatakan, sesuai informasi harga minyak nilam sekarang mengalami kenaikan, harga minyak nilam sekarang Rp550 ribu per kilogram.

Saat kemarau panjang kemaren menyebabkan tanaman nilam mati, ada keinginan untuk menanam kembali tanaman nilam, tapi dari mana mendapatkan bibit nilam, katanya.

Redius (40), warga Desa Betu Monga, mengatakan, minyak nilam naik di waktu tanaman nilam sudah banyak yang mati, katanya.

BACA JUGA