Dermaga Labuan Bajau Siberut Barat Akan Rampung Tahun Ini

Dermaga Labuan Bajau Siberut Barat Akan Rampung Tahun Ini Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet saat meninjau pembangunan Pelabuhan Labuan Bajau, akhir Desember lalu. (Foto: dokumentasi Vickti E Silaen untuk Mentawaikita.com)

TUAPEIJAT---Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai terus berupaya terlepas dari daerah Terluar, Terisolir dan Tertinggal (3T) seperti daerah lain di Sumatera Barat, dengan cara menggenjot pembangunan infrastruktur serta trans Mentawai, termasuk pelabuhan.

“Pembangunan dermaga di Labuan Bajau saat ini masih berjalan, karena pembangunannya itu multiyears atau per tahap, itu dimulai dari tahun lalu sampai saat ini masih berjalan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Edi Sukarni, Kamis, (9/1/2020) di ruang kerjanya.

Pembangunan dermaga Labuan Bajau di Kecamatan Siberut Barat dibiayai APBN, tujuannya agar Siberut Barat bisa dilayani oleh kapal antar pulau atau kapal-kapal lainnya sehingga wilayah Mentawai terutama pantai barat terbuka aksesnya.

Ia juga menyampaikan jika dermaga tersebut sudah siap maka akan dikerahkan beberapa staf Dinas Perhubungan guna melakukan pelayanan di Labuan Bajau.

“Kalau fasilitas itu punya pemerintah pusat, kita hanya memakai saja, termasuk juga kalau ada retribusinya itu tidak masuk ke kita, jadi kita hanya melakukan pelayanan karena nantinya kalau kapal antar pulau kita jalan ke sana tentu perlu tenaga seperti mengikat tali atau malayani pembelian tiket seperti di pelabuhan daerah lain,” ungkap Edi Sukarni.

Tak hanya itu, bahkan Pelabuhan Labuan Bajau akan dibuka jalur Mentawai tujuan Sibolga dan sebaliknya, sementara pembangunan dermaga di Sinaka Pagai Selatan belum dimulai sebab pemerintah pusat masih mempertimbangkan biaya pembangunannya karena masih berjalan pembangunan dermaga di Labuan Bajau.

“Itu adalah untuk membuka jalur Mentawai ke Sibolga, kalau yang di Sinaka membuka jalur Mentawai ke Bengkulu, jadi kita tidak tergantung di Kota Padang,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, jika jalan trans Mentawai siap maka akan sangat mudah membawa barang dari Sibolga, Padang dan Bengkulu ke Mentawai, setelah kapal sampai dermaga maka akan diangkut mobil atau truk melalui darat, sehingga biaya sedikit lebih murah.

“Jadi barang yang dibawa dari Jakarta lewat Bengkulu ke Sinaka bisa lebih cepat, maka siap-siap saja masyarakat Mentawai menerima perkembangan ini kedepan,” ungkapnya.

Sementara pagu pembangunan dermaga di Labuan Bajau, kata Edi Sukarni masih belum diketahui angka pastinya, menunggu data dari pemerintah pusat.

BACA JUGA