26 Ribu Peserta BPJS Gratis di Mentawai Kini Statusnya Non Aktif

26 Ribu Peserta BPJS Gratis di Mentawai Kini Statusnya Non Aktif Puskesmas Pembantu Saliguma di Siberut Tengah, Mentawai. Layanan kesehatan ini dibangun untuk melayani warga di pedalaman Siberut Tengah. (Foto: Suntoro/Mentawaikita.com)

TUAPEIJAT-Dari sekira 36 ribu Penerima Bantuan Iuran (BPI) Jaminan Kesehatan atau BPJS Kesehatan gratis di Kepulauan Mentawai, hanya 10.400 peserta yang sanggup ditanggung Pemerintah Mentawai melalui APBD tahun ini. Sementara sisanya sekira 26 ribu peserta lainnya kini statusnya non aktif.

Hal itu dikatakan Nocholaus Sorot Ogok, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kepulauan Mentawai kepada Mentawaikita.com pada Kamis, (9/1/2020) terkait banyaknya kartu peserta BPJS gratis yang tak lagi aktif.

Menurut Nocholaus, Pemda Mentawai hanya bisa mengakomodir sekitar 10.400 peserta BPJS Kesehatan kategori kurang mampu karena alasan keterbatasan anggaran di Pemda Mentawai.

“Sudah kita usulkan sisanya, dia diacak saja karena semua memenuhi syarat, lalu disebar di semua dusun secara proporsional jumlah penduduknya, untuk sementara solusi yang paling cepat mandiri dulu jadi mohon dimaklumi, karena ini masih berproses,” kata Nocholaus

Peserta BPJS BPI hanya berlaku untuk warga miskin dan tidak mampu, yang dibuktikan berdasarkan data yang tercatat di Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Peserta BPJS-BPI hanya berhak memperoleh BPJS kelas 3.

 

 

BACA JUGA