Cegah Korban Jiwa Pemdes Sikakap Bentuk Satgas Bencana Alam 

Cegah Korban Jiwa Pemdes Sikakap Bentuk Satgas Bencana Alam  Simulasi bencana di Sikakap beberapa waktu lalu. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP-Antisipasi resiko korban jiwa waktu terjadi bencana alam gempa bumi dan tsunami Pemerintah Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai bentuk tim siaga bencana alam, Senin (9/12/2019).

"Desa Sikakap salah satu daerah rawan bencana alam terutama sekali gempa bumi, Desa Sikakap masuk dalam zona merah, dengan adanya tim satgas bencana alam Desa Sikakap ini bisa mengurangi resiko korban jiwa,"kata Nita Kristiani, Sekretaris Desa Sikakap.

Nita menambahkan, bencana alam terutama gempa bumi tidak bisa diprediksi kapan akan terjadi, kalau ada yang mengatakan akan terjadi gempa bumi tanggal sekian, bulan sekian itu bohong, gempa bumi tak satu ilmupun yang bisa memastikan kapan terjadi gempa. “Walaupun seperti itu kita sebagai manusia yang tinggal di daerah rawan bencana alam waspada harus ditingkatkan, sebab kita tidak tahu kapan akan terjadi bencana alam,"katanya.

Elbino Purba, Kaur Perencanaan Pembangunan Desa Sikakap mengatakan, Tim Satgas Bencana alam SKnya diterbitkan langsung oleh Kepala Desa Sikakap. Tujuan dibentuknya tim satgas bencana alam apa bila terjadi bencana alam tim satgas bencana alam langsung bergerak dan langsung mengumpulkan data kerusakan, korban jiwa, dan membagikan logistik.

Tim satgas bencana alam Desa Sikakap bekerja mandiri dan tanggap, untuk menambah pengetahuan tim satgas bencana alam Desa Sikakap tim ini akan diberikan pelatihan dan pembekalan selama dua hari Senin dan Selasa.

Haradet Sababalat, Kasi Kesiapsiagaan mengatakan, dengan adanya tim siaga bencana alam di Desa Sikakap, petugas harus tahu dengan tugas dan fungsinya masing-masing, seperti tindakan apa yang akan dilakukan sebelum dan sesudah terjadi bencana alam. 

Ketua tim siaga bencana alam Desa Sikakap diketuai oleh Kepala Desa Sikakap San Andi Iklas, kepala pelaksana sekretaris Desa Sikakap Nita Kristiani Saragi, Bendahara Devi Andrean, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Jhon Aliaman, Kasi Pencegahan Jhontius, Kasi ke siapsiagaan Haradet Sababalat.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Markus Sababalat, Kasi Kedaruratan David Guswandi, Kasi logistik Difri Aman. Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Aris Zai, Kasi Rehabilitasi Elbino Purba. 

Tim reaksi cepat terdiri dari 2 kelompok, pertama Kelompok Green terdiri dari M.Zubir, Ebiet, Heckler, Hendel, Ertius. Kedua kelompok Jingga terdiri dari Hery Gut, Markus, Rusman, Religius, Atoni Zalukhu, Mulyanda, dan Nelfi Susanti.


BACA JUGA