Ibu-ibu Matobe Menambang Pasir untuk Bantu Ekonomi Keluarga

Ibuibu Matobe Menambang Pasir untuk Bantu Ekonomi Keluarga Salah seorang ibu di Desa Matobe, Sikakap menambang pasir sungai (Foto : Supri/Mentawaikita.com)

MATOBE—Ibu-ibu di Desa Matobe, Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai ikut menjadi penambang pasir sungai untuk meringankan beban keluarga.

Ibu-ibu tersebut turun menambang pada pukul 09.00 WIB-12.00 WIB. Pasir yang ditambang diambil dari dasar sungai dengan cara disekop lalu dimasukkan ke dalam perahu kayu sepanjang 4 meter dengan lebar 40 centimeter. 

"Kalau ada pesanan pasir diberikan kepada saya maka saya langsung mengambil pasir pesanan tersebut, lumayan untuk membantu ekonomi keluarga,"kata Elis Wati Siritoitet (23), ibu rumah tangga, warga Desa Matobe kepada  MentawaiKita.com, Selasa (10/12/2019)..

Elis Wati Siritoitet, menyebutkan harga pasir sekubik Rp130 ribu untuk pelanggan masyarakat. Sementara pasir untuk proyek dibanderol Rp200 per kubik. Selama 3 jam bekerja, Elis hanya mampu mendapat setengah kubik pasir.

"Sekarang ini saya mendapat pesanan pasir sebanyak 5 kubik tapi saya cuman sanggup mengambil 3 kubik pasir sendiri, sementara 2 kubik pasir lagi diserahkan kepada orang lain yang mau mengambil pasir,” ujarnya.

Selain Elis, Rismawati (39), warga Dusun Kaleu, mengatakan telah memiliki stok pasir sebanyak 4 kubik yang diletakkan di tepi jalan. Ia mengaku kesulitan mendapat pembeli.

"Saya berharap ada yang mau beli supaya punya uang untuk beli baju natal,” ujarnya. 


BACA JUGA