Rumah Urbanus, Korban Kebakaran Hampir Rampung

Rumah Urbanus Korban Kebakaran Hampir Rampung Rumah Urbanus, korban kebakaran beberapa waktu lalu sudah dibangun kembali oleh warga meskipun belum rampung 100 persen. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP—Rumah Urbanus Siritoitet, warga Dusun Kaleu Desa Matobe Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai yang terbakar 13 November lalu kini sudah berdiri kembali meskipun belum rampung 100 persen. Warga yang bergotong royong membantu membangun rumah hanya mampu menyelesaikan bangunan dengan atap terpal dan berdinding seng.

"Sesuai dengan kemampuan masyarakat Dusun Kaleu hanya sampai atap terpal dan sebagian rumah tersebut berdinding seng, " kata Vitalis Sakoikoi, Kepala Dusun Kaleu Desa Matobe, Rabu (27/11/2019).

Dia menyebutkan, waktu perencanaan rumah Urbanus Siritoitet dibuat panjang 6 meter, dan lebar 5 meter, melihat panjang kayu 6 meter maka diputuskan membuat rumah Urbanus Siritoitet panjang 6 meter dan lebar 6 meter,

Untuk mengerjakan rumah Urbanus, sebanyak 35 warga dusun terlibat. Karena keterbatasan bahan dan dana maka rumah Urbanus Siritoitet hanya beratapkan terpal dan sebagian dinding dari seng bekas rumah lama.

Sesuai dengan ukuran rumah, seng yang dibutuhkan sebanyak 3 kodi, harga 1 kodi seng biasa itu Rp1 juta, berarti uang dibutuhkan untuk beli seng Rp3 juta. Sedangkan terpal yang dipasang sekarang itu adalah bantuan dari BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai.

"Tak lama setelah terjadi kebakaran saya langsung ke Tuapeijat memasukkan proposal ke Dinas Sosial tapi sampai sekarang belum ada jawabannya, sementara bantuan dari BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai berupa terpal 4 buah ukuran 4 meter X 6 meter, 2 tikar plastik, beberapa stel pakaian, mie instan 2 karton, gula 10 kg, beras 20 kg, dan kopi 1 kg,” katanya.

Menurut Vitalis, Urbanus Siritoitet layak dibantu karena tergolong kurang mampu. Usai kebakaran, dia menumpang tinggal di rumah kerabatnya. Saat ini, meski kondisinya masih belum layak, rumah itu sudah ditempati Urbanus dan anaknya Marbunus.

“Kita masih menunggu Dinas Sosial untuk menjawab proposal yang telah kita masukkan paling tidak untuk membantu seng rumah Urbanus Siritoitet," katanya.

Sementara Urbanus sangat bersyukur bisa kembali tinggal di rumahnya meski kondisinya beratap terpal dan berdinding seng. "Walaupun sekarang rumah ini saya baru atapnya dari terpal dan sebagian dinding seng bekas rumah lama, tapi saya sangat berterima kasih sekali kepada warga yang telah bergotong royong membangun kembali rumah saya," katanya.

BACA JUGA