Siswa SMAN 1 Siberut Utara Dominasi Juara Lomba Menulis Tingkat SLTA di Mentawai

Siswa SMAN 1 Siberut Utara Dominasi Juara Lomba Menulis Tingkat SLTA di Mentawai Daftar pemenang lomba tulisan

PADANG-Sebanyak 14 siswa tingka SLTA di Kabupaten Kepulauan Mentawai berhasil memenangkan juara lomba menulis tingkat pelajar SLTA di Mentawai yang diselenggarakan oleh media online MentawaiKita.com dan Tabloid Puailiggoubat, 10 diantaranya berasal dari SMAN 1 Siberut Utara, Kecamatan Siberut Utara.

Ketua Panitia Lomba Menulis Pelajar, Gerson Merari Saleleubaja, mengatakan karya tulis yang masuk ke meja panitia berjumlah 37 tulisan yang terdiri dua kategori tema yakni lingkungan dan budaya. Masa tenggang penerimaan naskah dimulai September sampai Oktober 2019.

SMA yang mengirimkan naskahnya kepada panitia berasal dari SMAN 1 Siberut Utara, SMAN 1 Siberut Selatan, SMKN 2 Mentawai, SMAN 1 Pagai Utara Selatan, SMAN 2 Sikakap, SMAN 1 Pagai Utara dan SMAN 1 Pagai Selatan.

Berdasarkan keputusan tim juri penilaian yang terdiri dari tiga orang yakni Yuafriza, Pemimpin Redaksi MentawaiKita.com dan Puailiggoubat, Febrianti, wartawan Tempo dan Gerson Merari Saleleubaja, Redaktur MentawaiKita.com dan Tabloid Puailiggoubat pada Rabu (13/11) ditetapkan 14 orang siswa menjadi juara.

Penilaian yang dilakukan juri, kata dia, meliputi empat kriteria yakni kesesuaian tema, akurasi data, kedalaman isi dan kualitas konten, dan gaya bahasa.

Juara untuk tema budaya diraih oleh Rina Monika dari SMAN 1 Siberut Utara dengan judul tulisan “Tiktik, Harta yang di bawa mati orang Mentawai” mendapat juara 1, kemudian juara 2 diraih oleh A. Fernando Mardin, siswa SMAN 1 Siberut Utara dengan judul tulisan “Pergeseran Nilai Alak Toga”, dan juara 3 diraih oleh Fadilla Azzara juga dari SMAN 1 Siberut Utara dengan judul tulisan “Pergeseran Alat Komunikasi Tradisional Orang Mentawai Dulu dan Sekarang”.

Sementara juara 1 untuk kategori tema lingkungan diraih oleh Naomi Lady Samaloisa, siswa SMAN 2 Sikakap dengan judul tulisan “Kearifan Lokal Tolak Bencana Melanda”, juara 2 diraih Krisdayanti Orin, siswa SMAN 1 Siberut Utara dengan judul tulisan “Meminimalisir Abrasi Pantai Muara Sikabaluan”, dan juara 3 diraih Nelda Apriliani, Siswa SMAN 1 Siberut Utara dengan judul tulisan “Cuaca Buruk Pengaruhi Hasil Tangkapan Para Nelayan”.

Selain itu, panitia lomba juga menetapkan delapan siswa sebagai juara favorit yakni Elisabet Soro (SMAN 1 Siberut Selatan), Merdiana Hendra Wati (SMAN 1 Siberut Utara), Monalisa (SMAN 1 Siberut Utara), Enjelina Sindi (SMAN 1 Siberut Utara), Arvendi Siritoitet (SMAN 1 Pagai Utara),  Dani Sabeddang (SMAn 1 Siberut Utara), Ovifa (SMAN 1 Siberut Utara), Agustinus Satoutou (SMKN) 2 Mentawai (Siberut Selatan).

Gerson menyebutkan tujuan diadakan lomba menulis tingkat pelajar SLTA di Mentawai yakni untuk memacu minat menulis generasi muda Mentawai sekaligus mencetak jurnalis muda Mentawai.

“Merekalah (siswa Mentawai) yang akan menuliskan tentang daerahnya sendiri, agar tidak melanggar kode etik dalam penulisan serta memiliki kualitas tulisan yang baik maka sebelumnya kita telah melatih mereka kemudian dilanjutkan dengan perlombaan,” ujarnya.

BACA JUGA