Kebakaran Hutan Meluas, Gereja GKPM Cempungan Terancam

Kebakaran Hutan Meluas Gereja GKPM Cempungan Terancam Mobil Damkar Sikakap sedang memadamkan api di lokasi kebakaran lahan Dusun Cempungan,Matobe,Sikakap, Mentawai.(Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP—Kebakaran hutan dan perladangan warga di Cempungan Desa Matobe Kepulauan Mentawai semakin meluas dan mengancam bangunan gereja GKPM karena jarak api tinggal sekira 100 meter pada Kamis (7/11/2019).

Kebakaran yang sudah terjadi sejak seminggu yang lalu hingga Kamis sore tak kunjung padam. "Sekarang api sudah berada sekitar 100 meter di belakang bangunan gereja GKPM Cempungan, untuk mengantisipasi supaya bangunan gereja GKPM Cempungan tidak terbakar sekarang kita menyiagakan mobil Damkar di lokasi gereja," kata Hoskilius, Sekretaris Camat Kecamatan Sikakap, di lokasi kebakaran perladangan masyarakat Dusun Cempungan, Kamis, 7 November.

Hoskilius mendapat kabar Kamis siang bahwa api sudah mendekati bangunan gereja. “Mendapat informasi itu saya langsung beri kabar ke tim Damkar Sikakap, bersama mereka,  saya dan beberapa staf Pemerintah Kecamatan Sikakap langsung lihat ke lokasi, apa yang disampaikan oleh salah seorang warga Dusun Cempungan sesampai kami di lokasi kebakaran rupanya asap sudah begitu banyak,” katanya,

Karena itu dia mengimbau warga yang suka tidak membuang puntung sembarangan, sebab di musim kemarau ini lahan mudah terbakar.  “Imbauan juga kita berikan kepada masyarakat yang membersihkan lahan perkebunan setelah rumput dan kayu dibersihkan jangan langsung dibakar, di musim kemarau ini sedikit saja terjadi kebakaran ditiup angin langsung api akan meluas dan membahayakan ladang orang lain, buktinya sekarang sesuai informasi kebakaran lahan di Dusun Cempungan ini apinya berasal dari pembakaran lahan di perbatasan Dusun Panatarat dengan Dusun Cempungan sejak bulan September lalu," katanya.

Herman (52), warga Dusun Cempungan, mengatakan, melihat api sudah mendekat ke bangunan gereja GKPM Cempungan, warga Cempungan mengambil air dan berusaha menyiram api yang sudah mendekati bangunan gereja,

"Sementara warga lain disuruh minta bantuan tim pemadam kebakaran Sikakap agar segera datang ke lokasi kebakaran," katanya.

Rahmat Hidayat, Danru Tim Damkar Kecamatan Sikakap, mengatakan, sampai sekarang api kebakaran lahan perladangan di Dusun Cempungan belum bisa dipadamkan, hal ini disebabkan tanahnya rawa, ditambah musim kemarau, akibatnya banyak kayu yang mati dan rumput kering, lokasi lahan perladangan tidak punya akses jalan sehingga mobil Damkar tidak bisa masuk.

"Yang bisa kita lakukan hanya antisipasi jangan sampai ada rumah atau sarana umum yang terbakar akibat kebakaran lahan perladangan masyarakat.

BACA JUGA