Ladang Keladi Terbakar, Satu Rumah Nyaris Terbakar

Ladang Keladi Terbakar Satu Rumah Nyaris Terbakar Ertina Samaloisa lagi memanjat tangga kayu untuk menyiram atap rumahnya. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP-Ladang keladi yang terbakar membuat satu rumah panggung beratap rumbio milik Nurjen Samaloisa (40) nyaris terbakar di Dusun Cempungan, Desa Matobe, Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai nyaris terbakar.

"Api mulai besar sekitar pukul 13.00 WIB tadi (4/11), melihat api sudah besar dan jaraknya 20 meter dari rumah, yang bisa saya lakukan hanya menyiram dinding rumah dan atap rumah,"kata Ertina Samaloisa (35), istri Nurjen Samaloisa.

Ertina, menyiram atap mengunakan tangga, sedangkan air diangkut dengan ember. “Saat api mulai membesar suami saya Nurjen Samaloisa lagi tidak berada di rumah dia lagi diluar. Untung saja tim pemadam kebakaran cepat datangnya kalau terlambat sekitar satu jam lagi mungkin rumah kayu saya ini sudah ludes terbakar,"katanya.

Nurjen Samaloisa (40), suami Ertina menuturkan sejak Jumat (1/11) terjadi kebakaran di Dusun Cempungan sampai sekarang api yang membakar perladangan masyarakat masih hidup, berkat kerja keras tim pemadam kebakaran api sudah mati.

"Api diperkirakan mati, tiap angin berhembus api hidup kembali dan api itu langsung menyambar ladang keladi warga Dusun Cempungan, untung saja tidak seluruh ladang keladi tersebut ludes terbakar, hanya separuh saja luas ladang keladi itu ada sekitar 1/4 hektar,"katanya.

Danru Damkar Kecamatan Sikakap Rahmat Hidayat menyebutkan untuk memadamkan api di ladang keladi yang terbakar dibutuhkan 10 trip mobil damkar atau sebanyak 40 ton air, dimana isi tengki mobil damkar itu sebanyak 4 ton. “Api mulai membesar pukul 13.00 WIB dan api padam pukul 18.00 wib,” jelasnya.

Kesulitan memadamkan api di lokasi yang terbakar di Dusun Cempungan tanahnya gambut, perkiraan api sudah padam rupanya masih bisa hidup lagi. Untuk memadamkan api di lahan warga sudah masuk hari ketiga, hari ini mobil Damkar, yang bisa kita lakukan hanya memadamkan api dekat rumah masyarakat,"katanya.

BACA JUGA