Kebakaran Lahan di Sikakap, Dua Rumah Nyaris Terbakar

Kebakaran Lahan di Sikakap Dua Rumah Nyaris Terbakar Mobil Damkar Sikakap sedang memadamkan api di perbukitan yang terbakar di Dusun HVA Desa Sikakap Kecamatan Sikakap, Mentawai, Minggu (3/11/2019). (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP--Kebakaran lahan di Dusun HVA Desa Sikakap Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai di dekat Tempat Pemakaman Umum (TPU) membuat dua rumah warga nyaris terbakar, Minggu (3/11/2019) sekira pukul 11.20 WIB. Kesigapan tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Sikakap yang berhasil memadamkan api membuat rumah warga bisa selamat meski jarak api hanya 3 meter dari rumah.

"Untung saja tim pemadam kebakaran cepat datang ke lokasi kebakaran, kalau terlambat 30 menit saja maka dua rumah ini akan ludes dimakan api," kata Cherly (32), sambil menunjuk dua unit rumah yang dekat lokasi kebakaran, warga Dusun HVA, Desa Sikakap sesaat usai api padam.

Dia menyebutkan, jarak lokasi kebakaran lahan dengan rumahnya sekitar 100 meter, jika api tak padam, bisa saja rumahnya akan jadi korban sebab api sudah sempat menyebar ke lokasi perbukitan dan membakar ranting-ranting kayu di sekitar lokasi kebakaran.

"Waktu pertama saya lihat api mulai membesar dan banyak gumpalan asap, melihat api sudah mulai besar adik saya dan beberapa warga langsung mengambil air dan menyiram api tersebut, dibantu dengan mobil damkar sehingga api dapat dijinakkan sebelum api merambat ke salah satu rumah warga," katanya.

Johar, Provost Tim Pemadam Kebakaran Kecamatan Sikakap, mengaku mendapat informasi terjadi kebakaran lahan di Dusun HVA sekitar pukul 11.20 WIB, setelah mendapat informasi tim pemadam kebakaran Kecamatan Sikakap langsung datang ke lokasi kebakaran.10 menit perjalanan mobil Damkar sampai di lokasi dan memadamkan api.

"Karena sekarang musim kemarau kami mengimbau kepada warga jangan melakukan pembakaran lahan, kalau membersihkan rumput perladangan hal ini bisa mengancam ladang orang lain, sedikit saja muncul api ditiup oleh angin maka api dengan cepat menyebar," katanya.

Sebelumnya sekira 5 hektar perladangan masyarakat di Dusun Cempungan Desa Matobe Kecamatan Sikakap juga terbakar dua hari sebelumnya. Hingga MInggu sore, tim Damkar Sikakap bersama puluhan warga Desa Matobe bahu membahu memadamkan api di lahan yang terbakar namun api tak kunjung padam.

Untuk memadamkan api, tim damkar mulai datang ke lokasi kebakaran sejak pukul 12.00 WIB, Sabtu (2/11/2019) dan menghabiskan 7 tangki air yang berisi 4 ton.

"Lahan yang telah terbakar kita perkirakan ada sekitar 5 hektar," kata Kepala Dusun Cempungan, Amjohar  Samaloisa, Sabtu (2/11/2019).

Api yang membakar lahan di Cempungan, menurut Amjohar, awalnya jauh dari pemukiman warga sehingga tak terlalu dihiraukan. Namun cuaca panas dan angin kencang hari Sabtu membuat api membesar dan mulai merembet menuju pemukiman warga.

“Menurut perhitungan saya di dekat lahan yang terbakar ada sekitar 10 unit rumah masyarakat di sana ditambah 1 unit gereja, agar rumah masyarakat tidak ada yang terbakar yang bisa kami lakukan menyiram dinding dan atap rumah, dan bergadang malam hari, takutnya angin malam nanti berembus sehingga api membesar kembali, walaupun sekarang bisa dikatakan api besar tidak ada lagi, tapi asap di lahan yang terbakar itu masih banyak, ditambah lagi akibat musim kemarau banyak kayu yang mati begitu juga dengan rumput, lokasi kebakaran sekarang ini bisa dikatakan tanahnya gembut sebagai bukti api tidak ada tapi asap tetap ada, itu tanda nya api masih ada, di tambah embusan angin maka suatu saat api bisa hidup kembali," katanya.

Libertius Saogo(64), warga Dusun Cempungan, mengatakan api sudah sampai keluar ke tepi pantai Dusun Cempungan, api kebakaran itu muncul dari perbatasan Dusun Panatarat dengan Dusun Cempungan yang terbakar sejak bulan September lalu.

"Akibat kebakaran ini saya dan beberapa warga Cempungan ikut berkadang berjaga-jaga supaya api tidak membakar rumah masyarakat, akibat angin hari ini api sudah hampir sampai ke tepi jalan trans Sikakap Matobe, lahan terbakar dengan jalan trans ada sekitar 100 meter lagi, di dekat lahan yang terbakar itu ada dua rumah, mudah-mudahan tidak ada rumah warga yang terbakar akibat kebakaran lahan ini," katanya.

BACA JUGA