Perladangan Warga di Matobe Sikakap Terbakar

Perladangan Warga di Matobe Sikakap Terbakar Tim Damkar Kecamatan Sikakap sedang berusaha memadamkan api di lahan yang terbakar di Dusun Cempungan Desa Matobe Kecamatan Sikakap, Mentawai. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

MATOBE—Lahan di Dusun Cempungan, Desa Matobe Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai terbakar sejak kemarin pagi dan belum berhasil dipadamkan hingga sore ini pukul 16.00 WIB, Sabtu (2/11//2019). Tim Pemadam Kebakaran Sikakap tengah berjibaku memadamkan api

"Mendapat kabar dari salah seorang warga Dusun Cempungan sekitar pukul 12.00 WIB siang tadi,  setelah mendapat informasi dari masyarakat kita tim pemadam kebakaran bersama mobil kebakaran langsung ke lokasi tempat terjadi kebakaran," kata Johar, Provost Tim Pemadam Kebakaran Kecamatan Sikakap, Sabtu (2/11/2019).

Dia menyebutkan, lahan yang terbakar merupakan lahan gambut yang mudah terbakar sehingga susah untuk memadamkan apinya, sebagai bukti sudah 6 kali mobil bolak balik untuk memadamkan api tapi sampai pukul 16.00 WIB api belum juga dapat dipadamkan.

“Isi tangki mobil damkar itu sebanyak 4 ton, sementara api terus menyebar,” katanya.

Amjohar Samaloisa, Kepala Dusun Cempungan mengatakan, asap sudah ada sejak pukul 09.00 WIB kemarin, awalnya gumpalan asap kelihatan sedikit, tak lama terlihat banyak dan asapnya berwarna kecoklatan. Api awalnya dari perbatasan Dusun Panatarat dan sekarang sudah menyebar ke Dusun Cempungan, lokasi kebakaran sekarang berada sekitar 100 meter dari jalan.

"Harapan saya agar api cepat dapat dipadamkan sebelum ada rumah terbakar dan korban jiwa, sebab sampai sekarang api belum juga bisa dipadamkan," katanya.

Nelpin Saogo (39), warga Dusun Cempungan mengaku khawatir sebab tak jauh dari lokasi kebakaran ada ladang dan rumah miliknya.  “Untung sekarang api sudah melewati bangunan rumah saya, kebakaran lahan sudah terjadi sejak Jumat, bahkan saya dan beberapa warga Dusun Cempungan begadang sampai pukul 23.00 WIB kemarin, sekarang lihat api masih hidup dengan bukti dari kejauhan kita dengar ada bunyi krek-krek dan asap yang berwarna kecoklatan, semoga saja api cepat dapat di padamkan," katanya.

BACA JUGA