Rumah Marinda yang Ditemukan Meninggal Didatangi Pelayat 

Rumah Marinda yang Ditemukan Meninggal Didatangi Pelayat  Warga Desa Sikakap pergi melayat kerumah almarhuma Marinda Warni Derita Sabelau. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP-Sejak dapat informasi Marinda Warni Derita Sabelau (36) yang ditemukan sudah meninggal pada Sabtu (26/10/2019) di Tuapejat, rumahnya di Dusun Sikakap Timur, Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai didatangi oleh pelayat yang ikut mengucapkan duka.

Selain orang dewasa yang datang melayat juga ada siswa baik dari SMP maupun SMA. Marinda Warni Derita Sabelau merupakan PLt Kepala Sekolah Menengah Pertama Gereja Kristen Protestan Mentawai (SMP GKPM) Nemnemleleu, Desa Sikakap.

Berita Terkait:

Guru Ditemukan Meninggal Dalam Wisma di Tuapeijat

"Selasa (22/10) almarhuma Marinda Warni Derita Sabelau menelpon saya waktu itu malam hari dia mengatakan sakit kepala dan pusing, dan mengatakan pulang hari Sabtu (26/10)," kata Sape Perdede, Suami almarhuma, Sabtu (26/10/2019)

Sejak itu, kata Sape Perdede, almarhuma tidak ada menelpon lagi, hari ini saya dapat kabar bahwa istrinya ditemukan meninggal dunia di kamar mandi di sebuah wisma di Tuapeijat. “Rasa tidak percaya saya mendapat kabar tersebut sebab almarhuma sudah berjanji akan pulang sabtu ini, setelah saya lihat Kartu Tanda Penduduk (KTP) nya barulah saya yakin itu istri saya,” ujarnya.

Hari ini jasad almarhuma dibawa ke Desa Sikakap, karena masalah ini sudah di tangani oleh pihak kepolisian Tuapeijat maka pihak serahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib. “Waktu penemuan jasad istri saya pihak wisma mengajak pihak kepolisian,” ujarnya.

Sape Pardede menambahkan penemuan jasad istrinya awalnya pihak wisma curiga karena sudah beberapa hari istrinya tidak keluar kamar. “Maka diajaklah kepolisian untuk membuka kamar dimana istri saya menginap, setelah pintu kamar dibuka maka ditemukanlah jasad istri saya terlentang di kamar mandi dalam keadaan tidak bernyawa lagi," katanya. 


BACA JUGA