Pemda Mentawai Beri Penghargaan Widya Karya Nusa Untuk 6 Instansi Vertikal

Pemda Mentawai Beri Penghargaan Widya Karya Nusa Untuk 6 Instansi Vertikal Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet (jas hitam) menyerahkan penghargaan Widya Karya Nusa kepada Dandim 0319 Mentawai, Letkol Didid Yusnadi. (Foto: Suntoro/Mentawaikita.com)

TUAPEIJATPemerintah Daerah kabupaten Kepulauan Mentawai memberikan penghargaan Widya Karya Nusa kepada enam instansi vertical di lingkungan Mentawai dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Mentawai ke-20 di halaman Kantor Bupati Mentawai, Km. 5, Sipora Utara, Jumat, (4/10/2019).

Penghargaan Widya Karya Nusa yang diserahkan langsung Bupati Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet. Penghargaan tersebut merupakan penghargaan atas gagasan dan karya perorangan atau lembaga dalam berbagai bidang pembangunan pemerintahan dan kemasyarakatan yang dijalankan selama ini yang tentunya membantu Pemerintah Daerah (Pemda) Mentawai.

Adapun yang menerima widya karya nusa untuk pencarian dan pertolongan keselamatan masyarakat diterima oleh Kantor Basarnas kelas B Mentawai, penguatan Sport Tourism diberikan kepada Lanal (Angkatan Laut) Mentawai, dan sertifikasi kepemilikan tanah masyarakat diberikan kepada Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Kemudian, Polres Kepulauan Mentawai sebagai pembinaan kesadaran hukum masyarakat, kemudian Kodim 0319 Mentawai untuk ketahanan pangan, Kejaksaan Negeri Tuapejat untuk pengawal dan pengamanan pemerintahan dan pembangunan daerah.

“Semoga di usia 20 tahun mentawai yang dijuluki nama Bumi Sikerei, semakin bisa mandiri, tidak selalu bergantung dengan Provinsi serta bisa menjadi motor dari daerah-daerah tertinggal lainnya," kata Letkol.Czi. Didid Yusnadi, Dandim 0319 Mentawai

Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemda mentawai telah memberikan penghargaan Widya Karya Nusa kepada enam Instansi vertikal di Mentawai.

Ia juga menyampaikan, karya yang sudah dilakukan dalam bidang pertanian itu meliputi pendampingan dengan Petugas Pertanian lapangan (PPL), memberikan sosialisasi tentang bercocok tanam, pendampingan penggunaan Bios 44, termasuk membantu masyarakat menyalurkan air. 

BACA JUGA