Jalan PIP Di Siberut Tengah Sudah Mencapai 70 Persen 

Jalan PIP Di Siberut Tengah Sudah Mencapai 70 Persen  Camat Siberut Tengah Jasti Onarelius Saguruk,melihat pembagunan Jalan PIP di Kaleak. (Foto: Rinto/Mentawaikita.com)

KALEAK-Pekerjaan pembetonan jalan Pembagunan Infrastruktur Perdesaan (PIP) sebanyak 20 Paket di Kecamatan Siberut Tengah, Kabupaten Kepulauan Mentawai yang berlokasi di Jalan yang menghubungkan Dusun Kaleak ke Saibi Samukop volumenya sudah mencapai 70 persen.

Proyek jalan dengan pagu dana sekira Rp1 miliar tersebut dikerjakan 20 Kelompok Masyarakat (Pokmas), lebar jalan dua meter dan tebal 15 sentimeter. Pelaksanaan pekerjaan jalan tersebut dimulai dengan pembabatan dan pembentukan badan jalan pada Juli dan pengecoran Agustus dengan waktu pekerjaan selama 90 hari Kalender.

Pantauan Mentawaikita.com yang ikut serta bersama Pemerintah Kecamatan,Monitoring pekerjaan jalan,aktivitas pekerjaan jalan sedang berjalan dari pengecoran hingga pengangkutan material ke lokasi melalui sepeda motor.

Dari Pemeriksaan pihak Kecamatan, kualitas jalan sudah sangat maksimal dan beberapa beton jalan yang pecah-pecah diberi tanda untuk diperbaiki kembali pekerja. "Jalannya ini perkiraan sudah masuk 70 persen siap,karena sudah 4 Pokmas kerjaannya selesai,dan sebagian lagi sedang dikerjakan,"ujar Camat Siberut Tengah, Jasti Onarelius Saguruk, di lokasi pekerjaan, Kamis (19/9/2019).

Dijelaskan Jasti, pengajuan anggarannya PIP ini masih tahap 1 dan untuk ke tahap ke dua segera pengajuannya. “Jadi kita datang monitoring ini sekaligus untuk pengambilan dokumennya sudah berapa jalan yang siap, untuk pendukung pengajuan tahap ke dua," ucapnya.

Keseluruhan panjang jalan yang akan dibeton, Jasti ada 1.800 meter dan belum bisa terbeton sampai di Saibi Samukop. Sisa yang belum terbeton diperkirakan tinggal 1.500 meter.

Agar dapat terbeton semuanya, dilanjutkan dengan program PIP pada tahun depan. “Tahun ini belum bisa terbeton semuanya sampai di Saibi, di anggaran PIP perubahan tidak ada, tentu solusinya tahun depan lagi dan untuk pembersihan dan pembentukan badan jalan pemerintah desa yang akan menyiapkan itu dengan anggarannya,"ujarnya.

Sementara kondisi jalan sepanjang 15.00 meter yang belum sempat terbeton tahun ini sudah ada bentuk jalannya dengan memiliki bandar kanan-kiri yang dikerjakan warga tahun lalu yang didanai ADD, namun jalan terebut sudah bersemak yang ditumbuhi pohon-pohon kecil dan masih ada kayu-kayu besar yang melintang disetiap jalan. (Rinto Robertus Sanenek)


BACA JUGA