Jasa BJ Habibie Untuk Mentawai Tak Terlupakan

Jasa BJ Habibie Untuk Mentawai Tak Terlupakan Presiden Joko Widodo saat melayat almarhum BJ Habibie. (Foto: Dokumentasi Biro Sekretariat Presiden)

TUAPEIJAT-- Presiden Republik Indonesia  ke-3 Bachruddin Jusuf Habibie tutup usia pada Rabu (11/9/2019) pukul 18.05 di RSPAD Gatot Soebroto, masyarakat Kepulauan Mentawai ikut merasakan kepergian almarhum yang dijuluki Bapak Teknologi itu.

"Kita Pemerintah dan masyarakat berduka sedalam-dalamnya atas wafatnya bapak B.J Habibie dan sesuai surat Menteri Sekretaris Negara RI kita instruksikan instansi untuk melakukan pengibaran bendera setengah tiang," kata Sekretaris Daerah Kepulauan Mentawai Martinus Dahlan, Kamis, (12/9/2019).

Pengibaran bendera merah putih setengah tiang secara nasional  merupakan penghormatan atas wafatnya seorang pahlawan atau tokoh sejarah Negara, hal ini dilakukan sesuai dengan surat edaran Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia nomor B-1010/M.Sesneg/Set/TU.00/09/2019, mulai hari ini hingga 14 September 2019.

Menurut Martinus, pengibaran bendera setengah tiang merupakan wujud serta penghormatan sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ia juga menyatakan di masa kepemimpinan B.J Habibie saat itu Mentawai dimekarkan dari Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat Oktober 1999 yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 49 Tahun 1999.

"Beliau sangat berjasa terhadap Mentawai melalui bapak-bapak kita dahulu dalam perkumpulan organisasi masyarakat untuk menjadikan Mentawai sebagai Kabupaten kepulauan Mentawai artinya, pada masa kepemimpinan beliau telah berkontribusi memberikan perhatian terhadap Mentawai," tambahnya.

Ia juga mengucapkan turut berduka mewakili Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai atas wafatnya B.J. Habibie. "Semoga almarhum diterima disisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggal diberi ketabahan," katanya.

BACA JUGA