Damkar Pastikan Kebakaran Hutan Panatarat dan Cempungan Sudah Padam

Damkar Pastikan Kebakaran Hutan Panatarat dan Cempungan Sudah Padam Camat Sikakap Fransiskus Sakaletuk terjun langsung ke lokasi kebakaran di belakang SMKN 3 Mentawai. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP—Pemadam Kebakaran Kecamatan Sikakap memastikan kebakaran hutan di hutan Panatarat dan Cempungan yang terjadi kemarin dipastikan sudah padam.

Danru Pemadam Kebakaran Kecamatan Sikakap, Rahmat Hidayat menyebutkan, api ditempat kebakaran kemarin sudah padam, dan lokasi tersebut sudah aman. “Untuk itu kita ajak masyarakat jangan membakar hutan waktu musim kemarau ini, untung hujan sempat turun sedikit hari ini,” katanya, Selasa (10/9/2019).

Kebakaran ini terjadi kemarin (9/9) sekitar pukul 09.00 WIB kebakaran terjadi di sekitar perbatasan Dusun Panatarat dan Dusun Cempungan, Desa Matobe, Kecamatan Sikakap. Meski sudah padam tapi asap putih masih terlihat. “Apakah api sudah padam atau belum saya tidak tahu, tapi dilihat ke lokasi tempat kebakaran kemarin masih terlihat asap putih di sana,"kata Rolan, warga Dusun Cempungan.

Sementara masih di Dusun Panatarat di belakang bangunan ruang praktek siswa budidaya perikanan SMKN 3 Mentawai juga terbakar. Jarak lahan yang terbakar dengan bangunan ruang praktek siswa budidaya sekitar hanya sekitar 30 meter lagi, berkat kesigapan tim pemadam kebakaran, anggota Polsek Sikakap, dan masyarakat akhirnya api dapat dijinakkan, kebakaran di belakang bangunan praktek siswa budidaya terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.

"Api dan asap sudah mulai besar sekitar pukul 13.00 WIB, melihat itu ada  yang langsung melaporkan kejadian kebakaran tersebut kepada tim pemadam kebakaran dan pihak kecamatan sikakap," Robi Saputra, guru SMKN 3 Mentawai.

Robi Saputra menyebutkan, kalau terlambat saja tim pemadam kebakaran datang ke lokasi kebakaran mungkin bangunan ruang praktek siswa budidaya sudah dipastikan habis dimakan si jago merah. "Alhamdulillah sekarang api sudah mulai padam dan kerusakan bangunan SMKN 3 Mentawai tidak ada,"katanya.

Camat Sikakap Fransiskus Sakaletuk, di lokasi kebakaran SMK N 3 Mentawai mengatakan, setelah mendapat laporan dari salah seorang warga Dusun Panatarat, dia dan beberapa staf Kecamatan Sikakap langsung terjun kelapangan untuk melihat lokasi kebakaran.

“Waktu saya datang api masih hidup, berkat kesigapan anggota damkar, kepolisian dan warga yang mau membantu sehingga api bisa di padamkan,” ujarnya.

Tim pemadam kebakaran sekitar pukul 14.15 WIB sudah berada di lokasi terjadinya kebakaran, hanya dalam waktu 20 menit api sudah bisa dijinakkan. “Untuk memastikan apakah api benar-benar mati saya minta kepada tim damkar untuk mengisi lagi mobil tengkinya  dan menyemprot kembali lokasi kebakaran,” katanya.


BACA JUGA