Kekeringan, Warga Puro Siberut Selatan Kesulitan Air Bersih

Kekeringan Warga Puro Siberut Selatan Kesulitan Air Bersih Dua anak perempuan di Puro mengangkat ember air yang diambil dari sumber air terdekat. (Foto: Hendrikus/Mentawaikita.com)

PURO-Warga Puro Kecamatan Siberut Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai kembali alami kekeringan, warga terpaksa harus mencari sumber air bersih di Tiop Kecamatan Siberut Barat Daya dan Batmasalulua Dusun Puro 2 Desa Muntei.

Salah seorang warga, Gorardus mengatakan, sudah seminggu dia mengambil air di sungai Batmasalulua yang berada di Dusun Puro 2 yang jaraknya dari rumah lokasi air sejauh lebih kurang 3 kilo meter.

"Sudah mulai hampir 2 minggu lebih ini warga Puro dan sekitarnya dilanda kekeringan air bersih, sebagian warga harus mengambil air yang jaraknya jauh dan mengeluarkan biaya membeli bahan bakar mesin pompong atau minyak motor roda dua untuk melangsir air," kata Gorardus kepada Mentawaikita.com, Selasa (20/8/2019).

Air bersih memang masih menjadi masalah besar di Puro, tahun lalu sudah ada pembangunan Pamsimas tapi air tidak lancar, dan tidak semua warga mendapatkan fasilitas air,  beberapa warga mengandalkan air sumur untuk mandi, dan membersihkan peralatan dapur lainnya.

Matias, warga setempat mengatakan musim kemarau sudah hampir 3 minggu, air di kran Pamsimas tidak keluar lagi, warga terpaksa harus mencari air minum dimana yang ada, dan lebih sering membeli air galon untuk kebutuhan masak, dan minum.

"Kalau untuk kebutuhan mandi, tidak terlalu dipkirkan karena sungai ada, dan ada sumur walaupun kurang layak namun bisa digunakan, mudah-mudahan nanti ada hujan dan air minum di kran Pamsimas kembali keluar," kata Matias.

BACA JUGA